Penderita diabetes lebih mungkin menderita depresi dan perlu mengambil langkah-langkah ini!

Diabetes adalah penyakit serius yang dapat berdampak pada suasana hati. Penderita diabetes dua kali lebih mungkin menderita depresi daripada mereka yang tidak menderita diabetes.

Depresi adalah masalah tersendiri dan dapat membuat orang sulit untuk merawat diri mereka sendiri, yang dapat menyebabkan gula darah tinggi dan komplikasi dari diabetes.

Jika Anda merasa tertekan, beritahu dokter Anda. Ada beberapa langkah yang dapat diambil dokter Anda untuk membuat Anda merasa lebih baik.

Hubungan antara diabetes dan depresi

Depresi adalah penyakit yang kompleks dan penyebab yang mendasarinya mungkin terkait dengan gen, lingkungan dan suasana hati. Dan sementara mengelola diabetes bisa membuat stres dan memakan waktu, gaya hidup dan pembatasan terkait diet dapat membuat hidup kurang menarik, yang pada gilirannya dapat memperburuk kondisi bagi penderita depresi.

Gejala depresi

Berikut ini adalah gejala depresi.

Kesedihan.
Kecemasan.
Mudah tersinggung.
Kurangnya minat pada hal-hal yang pernah dinikmati.
Menjauhkan diri dari kehidupan sosial.
Ketidakmampuan untuk berkonsentrasi.
Insomnia (kesulitan tidur dan tetap tertidur).
Perasaan bersalah atau penyangkalan diri.
Kehilangan energi atau kelelahan.
Perubahan selera makan.
Keterbelakangan mental dan fisik yang dapat diamati.
Pikiran tentang kematian atau bunuh diri.

Jika Anda menderita diabetes dan menunjukkan tanda-tanda depresi, penting untuk mencari pertolongan medis.

Bagaimana cara mendiagnosis depresi?

Dokter akan mendiagnosis depresi berdasarkan gejala yang diketahui dan tes laboratorium tidak digunakan untuk mendiagnosis depresi.

Bagaimana cara mengobati depresi?

Dokter akan bekerja sama dengan pasien untuk mengelola depresi dan mungkin meresepkan satu atau lebih antidepresan berikut ini

Selective 5-hydroxytryptamine reuptake inhibitor (SSRI): mempengaruhi penggunaan otak akan zat kimia yang disebut 5-hydroxytryptamine, perubahan keseimbangan zat kimia ini yang membantu sel-sel otak untuk menerima informasi lebih baik dan meningkatkan suasana hati. Antidepresan tersebut termasuk citalopram, escitalopram, fluoxetine, paroxetine dan sertraline.
5-hydroxytryptamine norepinephrine reuptake inhibitor (SNRI): memblokir reuptake 5-hydroxytryptamine dan norepinephrine. Seperti SSRI, obat ini dapat memperbaiki cara otak mengirim dan menerima pesan. Antidepresan dalam kategori ini termasuk desvenlafaxine, duloxetine dan levomilnacipran.
Antidepresan trisiklik: dapat meningkatkan kadar zat kimia tertentu di otak yang membantu sel-sel saraf berkomunikasi satu sama lain. Jika zat kimia ini tidak seimbang atau tidak berfungsi dengan baik, pesan mungkin tidak melewati otak dengan benar, menyebabkan depresi. Antidepresan trisiklik yang umum termasuk amitriptilin, deksipramin, doksepin, prometazin dan norepinefrin.
Norepinefrin dan penghambat reuptake dopamin (NDRI): Ini adalah kelas penghambat reuptake lainnya, tetapi hanya ada satu obat yang mewakili, bupropion. Banyak penderita diabetes dan depresi mendapat manfaat dari obat ini.

Efek samping dari setiap jenis antidepresan biasanya hilang atau menjadi lebih mudah dikelola dari waktu ke waktu. Untuk membantu pasien sampai mereka terbiasa dengan pengobatan, dokter dapat memulai pengobatan dengan dosis kecil dan kemudian perlahan-lahan meningkat ke dosis yang lebih tinggi.

Meskipun penelitian tidak meyakinkan, beberapa bukti menunjukkan bahwa penggunaan gabungan antidepresan trisiklik dan SSRI sebenarnya dapat meningkatkan risiko diabetes, mungkin sebagai akibat dari penambahan berat badan yang disebabkan oleh penggunaan trisiklik. Namun demikian, ada juga bukti bahwa antidepresan dapat membantu mengontrol kadar glukosa darah pada orang yang sudah menderita diabetes tipe 2.

Konseling atau psikoterapi

Melakukan konseling atau psikoterapi, terutama bila dikombinasikan dengan pengobatan, dapat membantu mengelola depresi, atau bertemu dengan kelompok pendukung juga dapat bermanfaat. Tanyakan kepada dokter Anda tentang di mana Anda bisa mendapatkan lebih banyak bantuan.