Polip endometrium terdeteksi pada pemeriksaan fisik dan sembuh setelah operasi!

(Penafian: Artikel ini hanya untuk penggunaan ilmiah umum dan informasi dalam konten berikut telah diproses untuk melindungi privasi pasien)

Abstrak: Seorang pasien wanita berusia 32 tahun menghadiri pemeriksaan kesehatan dan semua tes normal, tetapi pemeriksaan ultrasonografi ginekologi menunjukkan rongga rahim yang sedikit hiperekoik sekitar 0,5 x 0,2 x 0,3 cm.

Informasi dasar】Perempuan, 32 tahun

Jenis penyakit】 Polip endometrium

Rumah Sakit】 Rumah Sakit Kesehatan Ibu dan Anak Provinsi Hunan

Tanggal konsultasi】 Mei 2022

Rencana perawatan】 Perawatan bedah (bedah listrik polip endometrium histeroskopi, penempatan cincin Mannedol dalam rahim) + pengobatan (tablet estradiol valerate)

[Periode pengobatan] Operasi sehari selama 1 hari, periksa ulang setelah 1 bulan

Hasil] Polip endometrium diangkat dan pasien pulih dengan baik setelah operasi

I. Konsultasi awal

Pada kunjungan pertama, pasien dalam keadaan baik dan memiliki gaya berjalan yang stabil. Dia melaporkan menstruasi teratur 5-6 hari/28 hari dan tidak ada dismenorea. Bulan lalu, dia pergi ke rumah sakit luar untuk pemeriksaan fisik dan mendapati bahwa semua tes normal, tetapi pemeriksaan ultrasonografi ginekologi menunjukkan rongga rahim yang sedikit hiperekoik sekitar 0,5 x 0,2 x 0,3 cm. Endometrium memiliki ketebalan sekitar 0,83 cm dan sebagian besar echogenisitas di segmen tengah atas sedikit hiper-echoic, dengan massa terlokalisasi dan distribusi yang tidak merata; CDFI: tidak ada sinyal aliran darah yang signifikan yang terlihat di rongga rahim. Diagnosis awal adalah polip endometrium dan pasien memiliki gejala peningkatan aliran menstruasi.

II. Riwayat pengobatan

Setelah masuk rumah sakit, pasien menjalani pemeriksaan rutin pra operasi seperti tes darah rutin, fungsi hati dan ginjal, tes keputihan rutin dan elektrokardiogram, dan hasilnya ditemukan normal. Setelah menandatangani formulir persetujuan, pasien dikirim ke ruang operasi untuk disinfeksi praoperasi dan persiapan lainnya. Setelah pembiusan umum, histeroskop digunakan untuk mengakses vagina dan rahim. Sejumlah kecil jaringan dikerok dan rahim sedalam 9 cm dengan morfologi normal dan endometrium yang tipis dan datar. Setelah pembedahan, tablet estradiol valerat oral diresepkan untuk mencegah perlengketan dalam rongga rahim.

III. Hasil pengobatan

Pasien sadar kembali dan berada dalam kondisi mental yang baik dalam waktu 10 menit setelah operasi, dan bebas dari mual, pusing, dan gejala tidak nyaman lainnya setelah penyelidikan. Pasien diminta untuk berjalan di lantai dengan dukungan keluarganya. Dia berbicara dengan jelas dan logis dengan pasien, menunjukkan bahwa operasi berhasil dan tidak ada gejala tidak nyaman lainnya.

IV. Tindakan Pencegahan

Pasien pulih dengan baik dari pembedahan dan tidak ditemukan kelainan yang signifikan pada pemeriksaan patologis.

1. Perhatikan istirahat, pastikan tidur yang cukup dan hindari begadang dan bekerja terlalu keras.

2, perkuat nutrisi, pilihlah makanan yang kaya vitamin dan protein, seperti sayuran dan buah-buahan segar, telur, susu, dll., hindari makanan pedas dan merangsang selama masa pemulihan.

3, setelah operasi harus memperhatikan kebersihan vulva, rajin mengganti pakaian intim, 1 bulan dilarang berhubungan seks dan mandi bak mandi, selain itu, IUD dapat muncul setelah gejala perdarahan menetes, tetapi umumnya setelah enam bulan dapat sembuh sendiri.

4. Perhatikan perubahan Anda sendiri setelah operasi, dan segera cari pertolongan medis jika muncul gejala seperti sakit perut dan demam.

V. Wawasan pribadi

Pasien lebih sadar akan kesehatan dan mencari pemeriksaan medis tepat waktu setelah kelainan terdeteksi selama pemeriksaan fisik, sehingga polip ditemukan lebih awal dan berukuran kecil. Saya sangat senang bahwa dia bekerja sama dengan dokter setelah berkonsultasi. Temuan patologis pasien tidak menunjukkan adanya lesi ganas dan hasilnya baik. Kami ingin mendorong semua wanita untuk mencari saran medis jika mereka mengalami aliran menstruasi yang tidak normal, perdarahan vagina yang tidak normal, atau jika kelainan hanya ditemukan selama pemeriksaan fisik, karena diagnosis dan pengobatan dini dapat secara efektif meningkatkan prognosis dan meningkatkan kesehatan tubuh.