Dermatitis alergi dapat disebabkan oleh pola makan yang tidak tepat, perubahan lingkungan, dan perawatan kulit yang tidak tepat. 1. Pola makan yang tidak tepat: alergi dapat disebabkan oleh konsumsi makanan yang menyebabkan alergi, seperti makanan laut, daging sapi dan daging kambing, hati hewan, atau buah-buahan tropis seperti mangga dan durian. 2. Perubahan lingkungan: beberapa pasien dapat alergi terhadap serbuk sari, tungau debu, dll.; 3. Perawatan kulit yang tidak tepat: beberapa pasien alergi terhadap kosmetik dan produk perawatan kulit yang tidak sesuai dengan jenis kulit mereka. Beberapa pasien dapat alergi terhadap serbuk sari, tungau debu, dll.; 3, perawatan kulit yang tidak tepat: beberapa pasien alergi terhadap kosmetik dan produk perawatan kulit yang tidak teratur atau tidak sesuai dengan jenis kulit mereka; 4, lainnya: penyalahgunaan krim hormon, memakai masker serat kimia dalam jangka waktu yang lama juga dapat menyebabkan gejala alergi pada wajah. Gejala alergi juga dapat terjadi pada wajah. Ketika Anda memiliki alergi pada wajah, umumnya dianjurkan untuk menggunakan obat-obatan, seperti salep vitamin E topikal, atau salep seng oksida, dan obat oral seperti tablet Ebastine dan tablet vitamin C. Jika hal ini kurang efektif, penghambat kalsium fosfatase topikal dapat diterapkan. Selain pengobatan, pasien harus menghindari kontak dekat dengan alergen, makanan pedas dan merangsang, makanan laut, daging sapi dan kambing, dan durian, serta menghindari merokok dan alkohol. Hindari begadang dan tidur yang cukup untuk membantu pemulihan kulit.