Seperti yang Anda ketahui, selama musim ini, sebagian anak muda dan anak-anak memiliki bercak-bercak keputihan atau kemerahan pada wajah mereka, dengan permukaan bersisik halus dan terkadang terasa gatal. Kondisi kulit ini merusak pemandangan dan menyebabkan ketidaknyamanan yang tak terkira bagi beberapa gadis muda pada khususnya. Karena sering terjadi pada musim semi ketika bunga persik mekar penuh, kondisi ini biasanya disebut sebagai “kurap bunga persik”. Sebenarnya, kurap tidak sama dengan kurap, yang merupakan infeksi jamur dangkal pada kulit. Saat ini, ilmu kedokteran telah membuktikan bahwa itu sebenarnya adalah istilah umum untuk jenis penyakit kulit yang disebut furunkulosis putih dan dermatitis musim semi yang terjadi pada musim semi. Ruam bulu putih (pityriasisalba): juga dikenal sebagai ruam bulu sederhana, penyebab penyakit ini tidak diketahui dan mungkin terkait dengan faktor infeksi. Penyakit ini juga diduga terkait dengan konstitusi atopik. Ruam bulu putih adalah fenomena yang cukup umum pada masa prasekolah dan remaja, terutama pada anak-anak dengan kulit kering atau warna kulit yang lebih gelap, pada masa kanak-kanak kelenjar sebaceous belum berkembang, permukaan kulit kekurangan sebum, pencucian yang berlebihan dan paparan sinar matahari, kulit kering dapat meningkatkan terjadinya penyakit ini. Karena namanya, banyak orang menganggap kurap sebagai kondisi kulit yang hanya diderita oleh anak perempuan. Faktanya, kurap tidak membeda-bedakan dalam hal ini dan dapat menyerang semua kalangan. Selain anak-anak, remaja dan bahkan beberapa orang paruh baya pun menjadi target serangannya. Ciri-cirinya adalah sebagai berikut: 1. Pertama, terjadi pada wajah, tetapi dapat juga terjadi pada bagian tubuh lainnya, seperti leher, bahu, dan lengan atas. 2. Muncul sebagai bercak bulat atau oval hipopigmentasi, dengan ukuran bervariasi mulai dari diameter 1 cm hingga beberapa cm, berwarna putih pucat atau merah pucat, dengan batas yang jelas dan ditutupi dengan sedikit sisik. 3, umumnya tidak ada gejala yang disadari, beberapa pasien mengalami gatal ringan. 4 . Ini dapat memudar dengan sendirinya setelah beberapa bulan atau lebih. Cara mencegah: Ada banyak penyebab penyakit ini, yang paling penting adalah nutrisi yang tidak seimbang. Kehidupan kota yang serba cepat saat ini membuat kita seolah-olah telah memasuki era makanan cepat saji, dengan semua jenis makanan cepat saji menjadi favorit banyak anak-anak dan remaja. Selain itu, daging mendominasi resep-resep dari populasi ini dan sayuran serta biji-bijian dikesampingkan, sehingga menyebabkan kekurangan beberapa vitamin dalam tubuh. Inilah sebabnya mengapa sangat penting bagi anak-anak untuk mengurangi asupan makanan yang terkontaminasi, memperbaiki pola makan parsial dan mengembangkan resep makanan ilmiah untuk menjaga pasokan nutrisi secara keseluruhan. Juga hindari mencuci secara berlebihan, terutama dengan sabun alkali yang kuat. Kurangi iritasi kulit dan kerusakan pada pelindung kulit. Hindari paparan sinar matahari dan lindungi kulit dari sinar UV dengan keluar di bawah payung atau memakai tabir surya. Prinsip pengobatan: Kondisi ini perlahan-lahan dapat membaik dengan sendirinya dan gejalanya tidak dianggap serius, sehingga pengobatan agresif tidak dianjurkan. Jika pengobatan diperlukan, Anda dapat memilih untuk mengonsumsi vitamin B kompleks internal dan mengoleskan salep sulfur 5% topikal atau krim kortikosteroid.