Kurap sangat umum terjadi dalam kehidupan kita dan memiliki angka kejadian yang tinggi, seperti jamur kaki (tinea pedis) dan kuku berwarna abu-abu (onikomikosis). Ada banyak obat yang tersedia untuk mengobati kurap, dengan berbagai obat tetes kaki, salep, obat oles, dan obat antijamur internal yang tersedia. Namun, kurap sering kali merupakan masalah berulang yang dapat diatasi untuk sementara waktu dengan obat-obatan terbaik, tetapi tampaknya tidak pernah dapat diberantas. Ada banyak alasan mengapa kurap terus berlanjut, tetapi sebagian besar karena orang kurang sadar akan kurap dan tidak menanganinya dengan cukup serius. Sebagian besar kurap hanya merusak kulit secara lokal dan jarang memengaruhi organ dalam atau seluruh tubuh, sehingga hanya berdampak kecil pada pekerjaan dan kehidupan pasien. Kurap juga dapat membaik secara signifikan dengan sedikit perawatan, atau dapat berkurang dengan sendirinya seiring dengan perubahan musim dan perubahan lingkungan, sehingga banyak orang yang “fanatik” tidak terlalu mempermasalahkan rasa sakit dan nyeri ringan ini. Sebenarnya, kurap bisa disembuhkan. Alasannya adalah sebagai berikut: (1) Kurap disebabkan oleh jamur, dan selama jamur dihilangkan dari lesi, kurap dapat diberantas. (2) Metode pengobatan yang berbeda harus digunakan tergantung pada karakteristik masing-masing jenis kurap. (3) Setelah kurap membaik dengan pengobatan, masih penting untuk tetap menggunakan obat untuk jangka waktu tertentu (terutama mengacu pada obat topikal) sehingga sisa jamur dapat dihancurkan dan kurap tidak akan kembali. (4) Agar kurap tidak kembali, penyebab kurap harus dihilangkan sejauh mungkin. Jika aspek-aspek di atas diatasi, kurap dapat disembuhkan sepenuhnya.