Mulut kering di malam hari biasanya disebabkan oleh pernapasan mulut terbuka, sebagian besar disebabkan oleh rinitis, hipertrofi adenoid, septum hidung yang menyimpang dan penyakit lain yang mencegah pasien bernapas melalui saluran hidung mereka di malam hari dan malah membuka mulut mereka. Di satu sisi, ketika bernapas dengan mulut terbuka, kelembapan di mulut terbawa keluar bersama napas; di sisi lain, produksi air liur tubuh berkurang secara fisiologis pada malam hari. Beberapa penyakit juga dapat menyebabkan mulut kering di malam hari, seperti diabetes mellitus, yang disebabkan oleh hilangnya air dalam jumlah besar akibat buang air kecil yang berlebihan. Penderita hipertiroidisme, misalnya, memiliki metabolisme tinggi, yang menyebabkan tubuh mereka menguapkan lebih banyak air. Hal ini juga disebabkan oleh fakta bahwa pasien minum terlalu sedikit air di malam hari, sehingga mulutnya kering di malam hari. Selain itu, mulut kering juga dapat terjadi pada malam hari ketika minum obat untuk meredakan kejang otot polos.