Periode paling kritis untuk belajar bahasa adalah dari usia 0 hingga 3 tahun; periode terbaik adalah sebelum usia 7 tahun dan periode paling plastis adalah dari 7 hingga 12 tahun. Penggunaan alat bantu dengar yang tepat sejak dini (atau, jika ini tidak efektif, implan koklea) memungkinkan anak-anak tunarungu untuk menerima berbagai rangsangan suara dan bicara saat masih dalam pelukan orang tua mereka dan untuk menerima pelatihan rehabilitasi ilmiah, sehingga perkembangan mereka di semua bidang akan mendekati anak-anak normal dan kualitas rehabilitasi mereka akan lebih tinggi. Oleh karena itu, deteksi dini ketunarunguan, penggunaan alat bantu dengar yang tepat secara dini dan pelatihan rehabilitasi dini menjadi prinsip penting dalam rehabilitasi anak tunarungu, yaitu prinsip intervensi dini. Prinsip-prinsip pelatihan bahasa untuk anak-anak: 1. Fokus pada kegunaan bahasa dan mengajar dalam interaksi. 2. Pemahaman mendahului ekspresi. 3. Ambil bentuk pelatihan yang intuitif dan menarik. 4. Carilah kesempatan untuk berbicara dalam kehidupan sehari-hari. 5. Mengadopsi berbagai alat seperti membuat scrapbook atau bercerita. 6. Doronglah anak-anak untuk berbicara sendiri, jangan menggantikan atau terlalu berhati-hati. 7.Jangan biarkan anak tampil di depan orang lain. 8. Jelaskan dengan cermat. 9. Tekankan integritas bahasa. 10. Memperkaya kosakata anak tunarungu dalam jumlah besar. 11. Fokus pada reproduksi dan konsolidasi bahasa. 12. Dengarkan bahasa anak dan ulangi bahasa yang benar ketika anak membuat kesalahan. 13. Maju selangkah demi selangkah dan tekun. 14. Untuk anak-anak tunarungu yang berusia di atas tiga tahun, koreksilah anak anda bila anda mendapati bahwa dia mengucapkan bunyi-bunyi secara tidak tepat. 15. Lihatlah anak dengan pola pikir positif dan penghargaan.