Trombosis poliklonal aorta abdominal relatif berbahaya, dan berhubungan dengan kerusakan dinding lokal dan fungsi koagulasi yang abnormal, yang dapat dengan mudah menyebabkan iskemia jaringan dan bahkan infark otak. Faktor risiko utama trombosis poliklonal aorta abdominalis meliputi dua aspek berikut ini, yaitu penyempitan lumen dan pelepasan trombus. 1. Penyempitan lumen: Sebagian besar trombosis epifisis disebabkan oleh kerusakan pada dinding lumen, setelah itu trombus secara bertahap terbentuk dan terakumulasi di area yang sesuai, yang dapat menyebabkan penyempitan lumen lokal yang jelas, yang selanjutnya menyebabkan suplai darah yang tidak normal dan episode iskemik pada organ. 2. Terlepasnya trombus: Fungsi koagulasi yang tidak normal di dalam tubuh menyebabkan trombosis multipel, dan sebagian trombus dapat terlepas dengan aliran darah, dan selanjutnya masuk ke sistem peredaran darah, menyebabkan emboli lokal, yang rentan terhadap emboli paru dan infark otak. Penemuan trombosis apendiks aorta abdominalis harus segera dibawa ke rumah sakit, di bawah bimbingan dokter untuk melakukan perawatan standar, untuk menghindari bahaya.