Bagaimana kanker usus disebabkan?

  Ada banyak penyebab kanker usus, tetapi yang utama adalah faktor genetik keluarga dan pasien jangka panjang yang mengonsumsi makanan berprotein dan berlemak tinggi, serta pasien jangka panjang yang kekurangan serat kasar dan makanan hijau.  1. Faktor genetik keluarga: 25% kanker usus terjadi pada keluarga yang memiliki riwayat kanker usus, dan sebagian besar anggota keluarga rentan terhadap polip. Oleh karena itu, lansia yang berusia di atas 50 tahun harus menjalani kolonoskopi dan tes darah okultisme tinja secara teratur.  2 . Pasien yang sering makan makanan berminyak, makanan pedas dan menjengkelkan, makanan enak, hidup tidak teratur, kurang sayur dan buah, terutama mereka yang sering sembelit, mereka yang mengalami obesitas dan tidak suka berolahraga, dan mereka yang kekurangan trace element merupakan faktor risiko terjadinya kanker usus.  3. Merokok dan minum alkohol juga merupakan faktor risiko untuk perkembangan kanker usus besar setelah banyak survei epidemiologi.  Jika Anda mengurangi makan junk food, makan lebih banyak buah dan sayuran, hidup teratur, menjaga agar usus tetap terbuka, menjaga suasana hati tetap bahagia dan tidak mudah marah, kanker usus dapat dicegah. Jika terjadi radang kronis pada usus atau polip, deteksi dini dan pengobatan diperlukan untuk memperbaiki mukosa usus yang rusak agar penyakit ini dapat disembuhkan sesegera mungkin.