Pasien diabetes diperbolehkan untuk makan roti, tetapi ketika makan roti, mereka harus memperhatikan jumlah makanan yang mereka makan, dan juga harus memperhatikan untuk mengontrol asupan makanan pokok lainnya. Komponen utama roti adalah pati dan karbohidrat, yang akan dipecah oleh tubuh menjadi glukosa untuk menyediakan energi bagi tubuh setelah dikonsumsi. Umumnya asupan dalam jumlah sedikit tidak akan berdampak signifikan terhadap gula darah, tetapi asupan yang terlalu banyak sekaligus dapat menyebabkan fluktuasi gula darah dan kenaikan gula darah. Oleh karena itu, penderita diabetes harus mengontrol jumlah roti yang mereka makan, dan jangan makan roti dengan tambahan selai atau mentega. Selain roti, penderita diabetes dianjurkan untuk makan makanan ilmiah dalam kehidupan sehari-hari untuk memastikan nutrisi yang seimbang dan makan lebih banyak biji-bijian kasar, seperti jagung dan mie soba. Pada saat yang sama, disarankan agar pasien diabetes di bawah bimbingan dokter melakukan pengobatan standar.