Adenomiosis pada awalnya dapat menyebabkan perburukan dismenorea yang progresif, peningkatan aliran menstruasi dan gejala lain yang menyertainya seperti anemia.
Adenomiosis adalah suatu kondisi di mana kelenjar endometrium dan mesenkim menginvasi miometrium dan mempertahankan perubahan fungsional seperti proliferasi, pengelupasan kulit, dan perdarahan secara berkala, yang menyebabkan gejala yang sesuai.
Adenomiosis dapat dibagi menjadi dua jenis: menyebar dan terbatas. Pada tipe difus, rahim membesar secara seragam, dan diameter anterior dan posterior rahim membesar secara nyata, berbentuk bulat, umumnya tidak melebihi ukuran rahim pada usia kehamilan 12 minggu, dan bertekstur keras.
Pada tipe terbatas, lesi tumbuh secara terbatas, membentuk nodul atau massa yang disebut adenomioma. Jenis ini disebabkan oleh perdarahan lokal berulang yang menyebabkan proliferasi jaringan fibrosa di sekitar lesi, sehingga sering kali tidak memiliki batas yang jelas dengan dasar rahim di sekitarnya. Adenomiosis lebih sulit dikupas selama pembedahan daripada fibroid.
Pasien dengan adenomiosis disarankan untuk pergi ke rumah sakit tepat waktu, menyelesaikan pemeriksaan yang relevan, mengklarifikasi penyebab penyakit di bawah bimbingan dokter, dan secara aktif menargetkan pengobatan untuk menghindari penundaan kondisi.