Pemeriksaan medis apa yang diperlukan untuk diabetes

Ada dua jenis utama pemeriksaan medis bagi penderita diabetes: tes spesialis terkait diabetes dan tes umum. Yang pertama adalah tes spesialis untuk diabetes, yang meliputi glukosa darah puasa, glukosa darah postprandial 2 jam, hemoglobin glikosilasi, fungsi pankreas dan antibodi autoimun terkait diabetes. Hasil tes ini dapat digunakan untuk mengidentifikasi diabetes dan untuk memahami seberapa baik glukosa darah pasien terkontrol sehingga tindakan yang diperlukan dapat diambil untuk mengobati pasien. Beberapa tes ini juga harus mencakup tes untuk komplikasi diabetes, seperti pemeriksaan fundus, mikroalbumin urin dan skrining untuk neuropati perifer diabetes. Tes-tes ini dapat digunakan untuk mengetahui riwayat penyakit dan apakah komplikasi telah berkembang, sehingga pasien dapat mengontrol glukosa darahnya sekaligus secara aktif mengobati komplikasinya. Selain itu, kategori lainnya adalah skrining umum untuk diabetes, yang mencakup tes darah dan urine rutin, fungsi hati dan ginjal, elektrokardiogram, USG jantung dan indeks massa tubuh. Tes darah dapat digunakan untuk menentukan apakah ada infeksi bersama, sementara tes urine terutama melihat gula urine dan badan keton untuk melihat apakah terjadi komplikasi. EKG dan USG jantung digunakan untuk menilai apakah pasien memiliki penyakit kardiovaskular yang menyertai. Indeks massa tubuh digunakan untuk mengetahui apakah pasien mengalami obesitas dan sejauh mana, yang dapat memandu pilihan obat penurun glukosa.