Epilepsi terjadi sebagai hasil interaksi faktor genetik intrinsik dan faktor lingkungan eksternal dalam diri individu. Faktor genetik merupakan penyebab penting kejang, terutama pada beberapa kasus epilepsi idiopatik. Faktor eksternal adalah penyebab penting lain dari kejang, seperti sklerosis hipokampus, peradangan sistem saraf pusat, hipoksia, trauma, penyakit serebrovaskular, dan tumor intrakranial dapat menyebabkan kejang.