Diare dapat mempengaruhi perkembangan janin, jadi penting untuk segera mengobatinya. Namun, karena pengobatan dapat mempengaruhi janin, ketika diare tidak terinfeksi, dimungkinkan untuk memulai dengan rejimen gaya hidup, dan hanya minum obat ketika rejimen tidak berhasil. Pilihan pertama adalah mengisi kembali tubuh dengan air dan elektrolit, untuk memantau perkembangan janin dan untuk mencegah keguguran atau dehidrasi. Bila diare ringan, buang air besar normal akan berlanjut setelah 24 jam, tetapi jika tidak, pemeriksaan tinja rutin dan tes parasit harus dilakukan, terutama kolonoskopi jika perlu, untuk menentukan apakah ada penyakit usus. Jika diare diikuti oleh pre-eklampsia, yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin, maka diperlukan penanganan yang cepat untuk mempertahankan janin.