Hemopneumotoraks harus ditangani dengan obat-obatan, perawatan invasif dan pembedahan sesuai dengan kondisi pasien.
1. Pengobatan farmakologis: pasien dapat menggunakan obat antibiotik seperti cefoperazone dan cefazolin sodium bila dikombinasikan dengan infeksi paru-paru; digoksin harus dipertimbangkan bila terjadi gagal jantung; injeksi glukosa harus digunakan untuk rehidrasi intravena bila terjadi perdarahan dalam jumlah besar; desmopresin harus digunakan untuk hemostasis bila terjadi perdarahan.
2. Perawatan invasif: Thoracentesis dan drainase dada tertutup adalah perawatan invasif untuk hemopneumotoraks. Thoracentesis dapat dipilih jika perdarahan kurang dari 500 ml.
3. Perawatan bedah: Modalitas perawatan bedah yang tersedia untuk penanganan hemopneumotoraks meliputi torakotomi terbuka dan bedah torakoskopi berbantuan televisi.
Setelah timbulnya hemopneumotoraks, pasien harus pergi ke rumah sakit sesegera mungkin untuk mendapatkan perawatan, agar tidak menunda kondisi tersebut.