Pendeteksian dan pengangkatan polip dengan kolonoskopi adalah cara yang efektif untuk mengurangi insiden kanker kolorektal. Namun demikian, pengangkatan semua polip (termasuk semua polip mikroskopis dan polip kecil) masih memiliki efek yang merugikan. Polip bergerigi dibagi lagi menjadi polip hiperplastik, polip/adenoma bergerigi tidak berujung, dan adenoma bergerigi konvensional, dua yang terakhir ini dapat berkembang menjadi kanker melalui beberapa cara. Polip kecil (6-9mm) dan polip mikroskopis (1-5mm) umumnya tidak membawa ciri-ciri adenoma progresif dibandingkan dengan polip yang lebih besar (≥10mm). Jika polip kecil dan polip mikro dapat diidentifikasi secara akurat secara endoskopi, polip-polip ini dapat diangkat dan dibuang tanpa evaluasi oleh ahli patologi. Juga telah ditunjukkan bahwa polip mikroproliferatif jinak di kolon sigmoid dan rektum aman dan hemat biaya bila tidak diobati. Oleh karena itu, ada kebutuhan mendesak untuk metode klasifikasi yang dapat secara akurat mengidentifikasi semua polip/adenoma bergerigi yang tidak berujung pada kolonoskopi dan menghilangkannya sepenuhnya.