Nefropati diabetik dengan kuantifikasi protein urin sebesar 3g menunjukkan proteinuria klinis atau tahap proteinuria masif, dan pengobatannya meliputi pengendalian glukosa darah, pengendalian tekanan darah dan lipid darah, serta terapi penghambat renin-angiotensin.
Penyakit ginjal diabetik adalah penyebab paling umum dari penyakit ginjal stadium akhir di dunia, dan prevalensinya masih tinggi, meskipun telah menurun dalam beberapa tahun terakhir karena manajemen yang lebih baik. Nefropati diabetik adalah penyakit yang kompleks dengan banyak faktor risiko dan faktor penyebab yang terlibat. Pengobatannya meliputi pengendalian glukosa darah, pengendalian tekanan darah dan lipid darah, serta penggunaan terapi penghambat renin-angiotensin.
1. Kontrol glukosa: obat yang umum digunakan termasuk metformin, acarbose, dagliflozin dan sebagainya,
2. Pengobatan penghambat renin-angiotensin: termasuk valsartan, chlorosartan, kaptopril, enalapril dan sebagainya.
3. Mengontrol tekanan darah dan lipid darah: obat-obatan termasuk Benadryl, Amlodipine, Atorvastatin, Pravastatin dan sebagainya.
Pasien dengan nefropati diabetik harus pergi ke rumah sakit tepat waktu dan dirawat di bawah bimbingan dokter profesional.