Cara melindungi kulit Anda dari sinar matahari di musim panas dan cara mengatasinya setelah berjemur

1, penggunaan tabir surya, pilih SPF dalam tabir surya 15-30; atau gunakan payung pelindung UV. 2, hindari keluar rumah saat sinar ultraviolet kuat, seperti jam 10 pagi – 3 sore, saat sinar ultraviolet matahari paling kuat, dan kerusakan kulit juga paling kuat. 3, hindari makan dan zat fotosensitif topikal, seperti mengonsumsi seledri, ashwagandha, zinnia, tetesan salju, selada, adas, bayam, caper, seledri, daun lobak, bayam, meningkatkan gandum, peterseli, rumput safflower, sayuran, sawi, buah ara, jeruk, lemon, mangga, nanas, dan sebagainya. Selain itu, termasuk siput, udang, kepiting, kerang, dll juga merupakan makanan laut yang fotosensitif; dengan lemon, seledri, mentimun dan sayuran lainnya di wajah; Selain itu, obat fotosensitif seperti sulfonamid, kuinolon perlu berhati-hati dengan penggunaan obat, setelah penggunaan harus memperhatikan untuk menghindari matahari. 4, setelah terbakar sinar matahari kembali ke rumah, yang paling penting adalah menghilangkan rasa panas pada kulit tepat waktu. Kebanyakan wanita akan menggunakan air make-up untuk mendinginkan kulit mereka setelah mencuci muka. Namun, penelitian telah menemukan bahwa mendinginkan dengan air rebusan dingin itu sederhana dan mudah, cocok untuk perawatan kulit di musim panas. Rata-rata wanita terbiasa mengoleskan banyak lotion pada kulit yang terbakar matahari atau panas untuk mendinginkannya dan menambah kelembapan. Padahal, mencuci wajah dan perawatan kulit bisa lebih sederhana, cukup dengan air matang dingin. Air dingin adalah sejenis “air yang tidak berangin” yang mengandung sangat sedikit udara. Air mendidih secara alami didinginkan hingga 20 ~ 25 ℃, dilarutkan dalam gas daripada sebelum mendidih kurang dari 1/2. sifat air telah berubah sesuai, kohesi meningkat, molekul lebih kompak. Zat-zat dan sel-sel biologis di dalam air ini sangat dekat, ada “afinitas” yang besar, dapat membuat air dingin lebih mudah menembus kulit. Selain itu, air dingin juga dapat membuat lemak subkutan menjadi “semi-cair”, sehingga kulit terlihat lembut dan sehat. Disarankan agar Anda mencuci kulit dengan air dingin sesering mungkin saat bekerja di luar ruangan pada musim panas, dan Anda dapat memasukkan air dingin ke dalam botol tipe sprayer agar mudah digunakan. Selain memperlambat kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari, hal ini juga memungkinkan sel-sel kulit mempertahankan kelembapan yang cukup dan tampak halus serta elastis. 5, jika terjadi sengatan matahari yang serius, Anda harus pergi ke departemen dermatologi rumah sakit biasa untuk menerima perawatan, minum obat yang peka terhadap cahaya, kompres basah, dan bahkan terapi glukokortikoid dalam jumlah yang tepat.