Bagaimana cara mengetahui apakah Anda mengalami rabun senja

Rabun senja pada cahaya redup atau penglihatan malam hari, pasien tidak dapat secara akurat menentukan apakah itu rabun senja, dokter dapat membuat diagnosis pasti berdasarkan riwayat medis, gejala klinis, dan pemeriksaan terkait.
1. Riwayat medis: apakah pasien memiliki kekurangan vitamin A atau penyakit sistem pencernaan tertentu dan menderita penyakit mata bawaan, seperti retinitis pigmentosa. Penyakit-penyakit ini dapat menyebabkan rabun senja.
2. Manifestasi klinis: Penglihatan normal di siang hari atau di tempat yang cukup terang, tetapi penglihatan kabur di malam hari atau di tempat yang kurang cahaya, disertai dengan sering berkedip, berkurangnya air mata, mata kering, penglihatan menyempit dan gejala lainnya.
3. Pemeriksaan tambahan: pengukuran vitamin A plasma, tes ruang gelap, pemeriksaan lapang pandang, pemeriksaan fundus, dan sebagainya dapat digunakan untuk menentukan ada tidaknya rabun senja dengan lebih akurat.
Jika Anda mencurigai bahwa Anda mengalami rabun senja, Anda disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter tepat waktu, mengikuti petunjuk dokter untuk melakukan pemeriksaan yang relevan, mengklarifikasi penyebabnya dengan bantuan dokter, dan melakukan pengobatan atau terapi yang ditargetkan.