Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengidentifikasi penyebab kesemutan di kaki Anda selama 2 tahun diabetes. Tergantung pada penyebab spesifiknya, pertimbangkan untuk mengonsumsi vitamin oral, obat untuk meningkatkan sirkulasi darah lokal, atau obat untuk menurunkan lipid darah. Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengidentifikasi penyebab kesemutan pada kaki setelah 2 tahun menderita diabetes. Diabetes dapat menyebabkan peradangan saraf tepi jika gula darah tidak terkontrol dengan baik, dan peradangan saraf tepi ini dapat menyebabkan sensasi abnormal pada kulit lokal, seperti kesemutan, mati rasa, kebas, mati rasa, hiperalgesia atau sensasi merangkak serangga. Salah satu opsi pengobatan untuk kondisi ini adalah pengendalian gula darah yang baik. Selain itu, Anda dapat mengonsumsi obat bergizi saraf oral atau intramuskular, seperti vitamin B1, vitamin B12 dan methylcobalamin. Obat oral juga dapat diberikan untuk memperbaiki sirkulasi darah lokal. Penting juga untuk menyingkirkan arteriosklerosis pada tungkai bawah yang disebabkan oleh diabetes, penyempitan arteri di tungkai bawah atau bahkan oklusi arteri di tungkai bawah, yang mengakibatkan nyeri kesemutan di kaki. Kondisi ini terutama disebabkan oleh dampak pada suplai darah ke bagian distal tungkai bawah, dan jaringan kulit lokal juga dapat menyebabkan sensasi abnormal akibat iskemia dan hipoksia. Selain mengendalikan gula darah, pengobatan harus mengelola lipid darah dan mencegah aterosklerosis.