Mastitis adalah penyakit payudara yang relatif umum pada wanita, sering bermanifestasi sebagai kemerahan lokal, bengkak, panas dan nyeri pada kulit, dengan munculnya nodus keras yang lebih jelas dan lebih sakit saat disentuh. Ini merupakan ancaman serius bagi kesehatan ibu. Para ahli mengatakan bahwa jika mastitis tidak diobati dengan benar, abses payudara dapat dengan mudah terbentuk dan septikemia dapat terjadi pada kasus yang parah, sehingga pencegahan dini sangat penting. Fakta sebenarnya adalah bahwa Anda dapat menemukan banyak orang yang telah berkecimpung dalam bisnis ini untuk waktu yang lama. 2, disarankan untuk sering melakukan pijat diri Maternity untuk mengembangkan kebiasaan memijat payudara sendiri. Metode: satu tangan dengan handuk panas untuk memegang payudara, tangan yang lain di sisi atas payudara, untuk memutar searah jarum jam pijat. Jika payudara Anda terasa bengkak dan nyeri, atau jika ada benjolan pada payudara Anda, Anda bisa menggunakan pukulan yang lebih berat. Sambil memijat diri Anda sendiri, remas payudara Anda sedikit untuk memeras susu keluar dari puting susu Anda, dan setelah beberapa kali pengulangan, saluran susu Anda akan jernih. Umumnya pijat sekali sehari selama 15-20 menit setiap kali. Fakta sebenarnya adalah bahwa Anda dapat menemukan banyak orang yang tidak bisa mendapatkan kesepakatan yang baik untuk banyak hal. Oleh karena itu, penting untuk mengurangi makan makanan panas untuk menghindari kebakaran dan luka. 5. Mencegah Puting Pecah Puting susu pecah tidak hanya rentan terhadap stasis susu, tetapi juga terhadap infeksi bakteri karena luka. (1) Setelah 6 bulan kehamilan, setiap hari gosok puting susu dengan handuk yang dicelupkan ke dalam air dan masukkan ke dalam anak agar tidak menggigitnya. (2) Setelah menyusui, cuci puting susu dengan air dan lapisi dengan kain halus yang lembut di antara pakaian puting susu untuk menghindari lecet. (3) Biarkan anak mengembangkan kebiasaan tidur dengan puting susu. (1) Puting susu yang pecah ringan masih bisa disusui, tetapi setelah menyusui, oleskan larutan asam benzoat majemuk 10%, atau bismut minyak hati ikan cod 10%, dan cuci sebelum sesi menyusui berikutnya. (2) Untuk keropeng pada puting susu, jangan dipaksakan untuk dirobek, oleskan minyak sayur dan tunggu sampai melunak, kemudian robek perlahan-lahan. (3) Jika puting susu pecah dan rasa sakitnya parah saat menyusui, gunakan pelindung puting susu untuk menyusui tidak langsung; atau menyedot puting susu dengan pompa payudara dan kemudian menyusui bayi dengan botol. (4) Minyak dalam jumlah yang sesuai, dilelehkan di atas api kecil, tambahkan putih dan bubuk dalam jumlah yang sesuai, campur menjadi pasta dan oleskan ke daerah yang terkena 3-4 kali sehari. Jika terdapat banyak cairan atau pendarahan, bisa ditaburkan bubuk putih kering. 7. Mencegah ASI stagnan (1) Menyusui harus dilakukan sedini mungkin setelah melahirkan. (2) Jika bayi tidak dapat menghisap atau jika bayi hanya makan sedikit tetapi menghasilkan banyak ASI, gunakan pompa ASI untuk menghisap semua ASI. (3) Sering-seringlah mencuci puting susu untuk menghilangkan kotoran yang menumpuk di mulut saluran susu. (4) Kompres payudara dengan air panas sebelum menyusui untuk melancarkan aliran ASI. Jika ibu merasa payudaranya bengkak dan nyeri, kompres dengan air panas pada waktunya, dan setelah itu tekan dan cubit payudara dengan tangan Anda untuk mengangkat puting susu.