1. Apa itu Penyakit Tangan, Kaki dan Mulut (HFMD)? Penyakit tangan, kaki dan mulut (HFMD) disebabkan oleh infeksi enterovirus Coxsackie A16 atau EV71 dan ditandai dengan demam, herpes pada telapak tangan, kaki, bokong dan faring. Dalam kasus ringan, penyakit ini biasanya sembuh dalam waktu seminggu atau lebih, tetapi dalam kasus yang parah, penyakit ini bisa dipersulit oleh ensefalitis, miokarditis, edema paru neurogenik, dll., yang dapat dengan mudah membahayakan nyawa pasien. 2. Siapa yang rentan terhadap penyakit ini? Penyakit ini sering terjadi pada anak-anak prasekolah, terutama pada bayi dan anak kecil di bawah usia 3 tahun. Orang dewasa juga dapat terinfeksi tetapi umumnya tidak mengembangkan penyakit ini. Kebersihan lingkungan yang buruk, kebersihan makanan, kebiasaan kebersihan pribadi yang buruk, kepadatan penduduk dan ventilasi yang buruk dapat menyebabkan penyakit. 3. Pada musim apa penyakit ini rentan berkembang dan bagaimana penularannya? Penyakit ini dapat terjadi sepanjang tahun dan umumnya ditularkan pada musim panas dan musim gugur (April-September) melalui: ① Kontak dekat dengan manusia merupakan cara penularan yang penting. Virus dalam sekresi tenggorokan dan air liur pasien dapat menyebar melalui udara (droplet), sehingga kontak dekat dengan anak yang sakit dapat menyebabkan infeksi. Minum atau makan air atau makanan yang terkontaminasi oleh virus juga dapat menyebabkan infeksi. 4.Apa saja manifestasi dari HFMD? Sebagian besar anak mengalami demam, biasanya sekitar 38°C. Demam disertai ruam pada mulut, tangan, kaki dan bokong, atau herpes mukosa. Sebagian pasien memiliki gejala awal flu seperti batuk. Ruam dimulai 1-2 hari setelah timbulnya demam dan biasanya muncul pada telapak tangan dan telapak kaki, tetapi bisa juga muncul pada bokong. Beberapa anak tidak mengalami demam, tetapi hanya ruam pada tangan, kaki atau bokong atau herpes faringitis, yang ringan. Sebagian besar anak pulih dalam waktu seminggu ketika suhu tubuh mereka turun dan ruam mereda. Dalam kasus yang parah, anak mungkin menjadi depresi, muntah, lesu, kejang atau koma. 5. Bagaimana cara mencegah penyakit di pembibitan, taman kanak-kanak dan sekolah? Lingkungan harus dijaga kebersihannya, jendela harus dibuka dan diberi ventilasi, mainan dan makanan harus disanitasi, pemeriksaan pagi hari harus dilakukan, dan anak-anak yang mengalami demam dan ruam harus segera memeriksakan diri ke rumah sakit biasa dan dilaporkan ke pihak berwenang yang relevan. Setiap pekerja pengasuhan anak, guru, atau anggota staf lainnya yang ditemukan mengalami demam dan ruam harus segera ditangguhkan dari pekerjaannya.