Trombosis sinus intrakranial dapat menyebabkan komplikasi seperti infark otak, epilepsi, pendarahan otak, hernia otak, dan pada kasus yang paling parah, kematian.
Pasien dengan trombosis sinus vena intrakranial sering mengalami peningkatan hipertensi kranial dengan timbulnya sakit kepala secara tiba-tiba, mual, muntah, dan kehilangan penglihatan. Seiring dengan memburuknya kondisi, pasien dapat menderita infark serebral, pendarahan otak, epilepsi, dan herniasi otak, yang dapat berdampak serius pada kehidupan sehari-hari dan keselamatan pasien.
Setelah terjadinya trombosis sinus vena intrakranial, warfarin intravena yang dikombinasikan dengan natrium heparin molekul rendah untuk antikoagulan sering diresepkan, yang dapat memperbaiki gejala klinis pasien dan secara efektif mencegah komplikasi yang disebabkan oleh trombosis sinus vena intrakranial.
Pasien trombosis sinus vena intrakranial harus pergi ke rumah sakit tepat waktu, di bawah bimbingan dokter untuk melakukan perawatan rutin, untuk menghindari perkembangan lebih lanjut dari kondisi tersebut, yang menyebabkan konsekuensi serius.