Batuk berdarah harus secara aktif dilihat di rumah sakit untuk lebih memperjelas diagnosis dan mengesampingkan beberapa penyakit yang berpotensi lebih serius, sebagai berikut: 1. Tuberkulosis, yang dapat bermanifestasi sebagai batuk dengan darah di dahak, juga dapat memiliki gejala yang berhubungan dengan demam rendah dan keringat malam di sore hari, dan memerlukan CT dada untuk diagnosis tambahan. Jika CT dada mencurigai adanya TB, maka perlu juga dilakukan pewarnaan antasid dahak, tes kulit PPD, T-spoT dan tes terkait lainnya untuk lebih memperjelas diagnosis TB. Selain gejala-gejala di atas, kanker paru-paru juga dapat bermanifestasi sebagai suara serak, nyeri dada, wasting dan manifestasi terkait lainnya, yang memerlukan CT dada dan bronkoskopi seratoptik untuk lebih memperjelas diagnosis, dan kadang-kadang biopsi aspirasi paru-paru untuk lebih memastikan diagnosis. 3. Dilatasi bronkial juga merupakan penyebab darah dalam dahak, dan dilatasi bronkial perlu didiagnosis lebih lanjut dengan CT dada. 4. Pneumonia dan bronkitis juga dapat menyebabkan darah dalam dahak. Meskipun relatif jarang pneumonia atau bronkitis yang menyebabkan batuk darah dalam dahak, namun hal ini juga dapat ditemui.