Rasa kantuk di musim semi adalah fenomena fisiologis sementara yang diakibatkan oleh iklim alami dan kembalinya suhu. Ternyata, selama musim dingin dan awal musim semi, orang-orang terpengaruh oleh suhu rendah dan kelenjar keringat kulit mereka berkontraksi untuk mengurangi jumlah panas yang dipancarkan dari tubuh dan menjaga suhu tubuh tetap konstan. Ketika suhu naik di musim semi, pori-pori kulit meregang dan suplai darah meningkat, sementara oksigen yang dipasok ke otak menurun, kerja otak terpengaruh dan jam biologis tidak begitu akurat. Matahari musim semi yang hangat meningkatkan kekuatan medan magnet dan tubuh secara alami meresponsnya. Selama bulan-bulan musim dingin, kurangnya vitamin D yang cukup dalam organisme karena paparan sinar UV dan sinar matahari yang tidak mencukupi membuat organisme kurang kebal dan mampu bekerja. Dikombinasikan dengan asupan vitamin yang rendah juga, fungsi tubuh sebagian besar dalam keadaan setengah tertidur ketika musim semi tiba. Akibatnya, kami sangat sensitif terhadap perubahan cuaca pada pergantian musim dingin dan musim semi. Sebagian orang menyebutnya sebagai “kelelahan musim semi”. Meskipun bukan penyakit, hal ini dapat mempengaruhi studi dan pekerjaan orang, misalnya, siswa yang berada di bawah tekanan untuk belajar, pekerja kerah putih yang sibuk dan pengemudi yang harus berkonsentrasi pada pekerjaan mereka, dll. Rasa kantuk musim semi adalah hal yang sangat menyusahkan bagi mereka. Jadi, dengan datangnya musim semi, bagaimana orang bisa menjauhi kantuk musim semi? Sebagian orang berpikir bahwa selama mereka tidur lebih banyak di musim semi, mereka tidak akan mengantuk, tetapi kenyataannya tidak. Secara umum, orang dewasa dapat tidur sekitar 8 jam sehari, dan meningkatkan waktu tidur dapat mengurangi rangsangan korteks serebral dan menempatkannya dalam keadaan terhambat, yang akan membuat orang lebih mengantuk dan lesu. Pendekatan ilmiah dapat dari tiga poin berikut untuk mencegah kantuk musim semi: metode satu: ritme kehidupan secara teratur Untuk mengatasi kantuk musim semi, pertama-tama, ritme kehidupan yang harus dipahami, bukan tiga hari pada saat ini untuk belajar begadang sepanjang malam, waktu tidur saat awal dan akhir, harus mengembangkan kebiasaan hidup yang lebih teratur. Praktik telah menunjukkan bahwa kebiasaan hidup yang dikembangkan di musim dingin untuk membuat penyesuaian yang tepat, sehingga tubuh secara bertahap beradaptasi dengan meningkatnya suhu iklim musim semi, adalah bagian penting untuk mengangkat kantuk musim semi. Contohnya, di musim dingin, kita biasanya menutup pintu dan jendela untuk menghangatkan tubuh, tetapi di musim semi, kita perlu membuka pintu dan jendela secara teratur supaya udara di dalam ruangan bisa mengalir. Tidur yang cukup membantu menghilangkan kelelahan. Metode dua: lebih banyak berolahraga Bumi musim semi kembali, semuanya menghidupkan kembali musim, harus lebih banyak keluar dari kegiatan di luar ruangan, beberapa program latihan kebugaran dalam jumlah sedang, dapat secara efektif meningkatkan fungsi fisiologis, sehingga fungsi metabolisme pernapasan tubuh meningkat, mempercepat sirkulasi tubuh, meningkatkan suplai oksigen otak, rasa kantuk musim semi akan berkurang. Misalnya, berjalan kaki, berolahraga, berlari dan tai chi di pagi hari sangat berguna untuk menyegarkan semangat. Metode tiga: pengkondisian diet Penelitian medis modern percaya bahwa kantuk musim semi terkait dengan kurangnya protein manusia, tubuh berada dalam lingkungan asam dan asupan vitamin tidak mencukupi, jadi ketika diet pengkondisian kantuk musim semi harus memperhatikan peningkatan asupan protein, seperti peningkatan yang tepat pada ikan, telur, susu, produk kedelai, hati babi, ayam, kacang tanah dan makanan lainnya. ”Ketika musim semi tiba, disarankan untuk makan lebih sedikit asam dan lebih manis untuk menyehatkan limpa”, jadi ketika musim semi tiba, kita harus memperhatikan makan lebih banyak makanan alkali untuk menetralkan produk asam dalam tubuh dan menghilangkan kelelahan. Jangan makan makanan yang lebih dingin, berminyak atau lengket, dan jangan minum terlalu banyak alkohol. Yang terbaik adalah makan lebih banyak sayuran dan buah-buahan segar setiap hari. Sayuran mengandung lebih banyak alkali, jadi makan lebih banyak sayuran dan buah-buahan sangat ideal untuk meningkatkan rasa kantuk di musim semi. Tingkatkan asupan vitamin. Misalnya, vitamin C memiliki fungsi memproduksi zat adhesi antar sel, yang berguna untuk perbaikan dan pertumbuhan sel manusia; vitamin B memiliki fungsi mencegah disfungsi sistem saraf dan menghilangkan ketegangan mental. Oleh karena itu, makan lebih banyak makanan dan sayuran yang kaya vitamin dapat memiliki efek positif untuk menghilangkan kantuk musim semi. Selain itu, para ahli gizi juga menyarankan hal berikut: Jangan makan tiga kali sehari terlalu banyak, yang terbaik adalah makan tiga sampai lima kali sehari, jika tidak, perut akan terlalu kenyang dan orang cenderung mengantuk. Banyak orang yang tidak sarapan di pagi hari, yang akan menyebabkan otak kekurangan pasokan gula, konsentrasi tidak mudah, mengantuk. Bahkan, segelas susu ditambah beberapa potong roti untuk sarapan adalah pilihan yang baik. Namun, yang terbaik adalah tidak minum susu saat perut kosong dan harus selalu dikombinasikan dengan makanan bertepung. Kekurangan seng dapat mempengaruhi kognisi dan konsentrasi, dan makanan laut seperti rumput laut dan rumput laut kaya akan seng dan harus dimakan 1-2 kali seminggu. Musim dingin yang hangat membuat bumi menguap dengan cepat dan iklim menjadi sangat kering, sehingga memudahkan orang menderita mulut kering, sakit tenggorokan, mimisan, mata berair, kulit kering dan gatal-gatal. Iklim kering juga sangat melemahkan pertahanan saluran pernapasan bagian atas manusia, sehingga memicu berbagai penyakit pernapasan seperti influenza, pneumonia dan asma.