Mungkin Anda sudah mengobati diabetes Anda dengan suntikan insulin, obat-obatan dan diet sehat. Teruslah bekerja dengan baik dan rayakan manajemen Anda yang cermat, tetapi jangan lengah! Masih mungkin mengalami hipoglikemia.
Kadar insulin yang tinggi dalam tubuh dan makan terlalu sedikit makanan manis dapat menyebabkan hipoglikemia. Jika tidak diobati, hal ini bisa menyebabkan syok insulin, yang bisa menyebabkan epilepsi atau pingsan.
Ikuti kiat-kiat sederhana ini untuk menjauhi risiko hipoglikemia
Mengenali gejala hipoglikemia Anda sendiri. Setiap orang bereaksi berbeda terhadap hipoglikemia. Orang yang mengalami hipoglikemia mungkin merasa gemetar, berkeringat, atau memiliki detak jantung yang cepat, atau merasa marah-marah dan kesal. Penting untuk mengetahui tanda-tanda peringatan hipoglikemia sehingga Anda dapat menanganinya sebelum konsekuensi yang lebih serius muncul.
Periksa kadar gula darah Anda segera setelah tanda-tandanya muncul. Ada berbagai jenis perangkat skrining yang tersedia. Untuk tes ‘whole blood’, pembacaan glukosa darah kurang dari 70mg/dl berarti hipoglikemia. Untuk instrumen baru yang menguji ‘glukosa plasma’, pembacaan 80mg/dl atau lebih rendah berarti hipoglikemia. Tanyakan kepada dokter Anda, berapa target glukosa darah Anda.
Bawalah makanan yang mengandung gula instan bersama Anda. Untuk menaikkan gula darah Anda ke tingkat yang aman dengan cepat, makanlah 15g karbohidrat sederhana. Makanan yang mengandung protein dan lemak tidak bekerja cukup cepat. Cobalah makanan berikut ini.
Tiga hingga empat tablet glukosa.
1/2 cangkir (sekitar 120 ml) jus buah.
1/2 cangkir soda biasa (bukan bebas gula).
Sepotong kecil buah (misalnya apel, jeruk) atau setengah pisang.
1 sendok makan gula, dimakan langsung atau dilarutkan dalam air.
Istirahat selama 15 menit. Jika Anda merasa tidak enak badan setelah makan dan glukosa darah Anda masih rendah, makanlah 15 gram makanan lain yang mengandung gula instan dan tes ulang glukosa darah Anda. Ulangi sampai kadar glukosa darah kembali normal. Jika masih satu jam atau lebih sebelum Anda makan makanan berikutnya, makanlah camilan lain untuk mencegah glukosa darah Anda turun lagi.
Bersiaplah untuk keadaan darurat. Berbahaya jika Anda mengalami syok insulin jika kadar glukosa darah Anda tidak dinaikkan pada waktunya. Diskusikan dengan dokter Anda, apakah kit glukagon perlu diresepkan. Glukagon adalah hormon suntik yang melepaskan glukosa yang disimpan tubuh ke dalam aliran darah. Jika Anda tidak dapat meningkatkan gula darah Anda dengan makan, glukagon dapat diterapkan.
Mintalah bantuan orang lain. Jangan menunggu sampai keadaan darurat untuk memberi tahu seseorang bahwa Anda menderita diabetes. Anggota keluarga, kolega dan teman sering kali perlu membantu orang tersebut. Beritahu mereka tentang gejala hipoglikemia dan jenis serta jumlah makanan yang bisa mereka tawarkan untuk membantu. Jika suntikan glukagon darurat tersedia, keluarga, kolega dan teman harus belajar bagaimana menyuntikkan obat ke lengan, pinggul atau paha, atau tahu untuk menelepon 120 jika orang tersebut pingsan.
Kenakan kartu peringatan medis. Selalu kenakan gelang atau kalung identifikasi medis yang berisi informasi kesehatan Anda, supaya Anda dapat menerima perawatan darurat jika Anda pingsan.
Bicaralah dengan dokter Anda. Sebagian besar penderita hipoglikemia memiliki gejala ringan yang mudah diobati. Jika hipoglikemia terjadi beberapa kali dalam seminggu atau parah, bicarakan dengan dokter Anda. Perubahan pada pengobatan, diet atau bahkan rencana olahraga mungkin diperlukan, karena olahraga dapat memengaruhi kadar insulin.