Kista arachnoid intrakranial adalah lesi jinak pada membran arachnoid intrakranial di mana kista terisi dengan cairan serebrospinal. Dengan meluasnya penggunaan CT kranial dan MRI dalam praktik klinis, tingkat deteksi kista arachnoid semakin meningkat. Konsensus umum adalah bahwa pasien dengan gejala yang signifikan harus diobati dengan pembedahan. Indikasi untuk pembedahan meliputi: (1) peningkatan tekanan intrakranial, seperti sakit kepala dan muntah, atau perpindahan jaringan otak dan kompresi kranial yang terlokalisasi; (2) epilepsi; (3) defisit neurologis fokal; dan (4) perdarahan intrakapsular atau subdural. Pada anak-anak dengan kista arachnoid, beberapa dokter mempertimbangkan untuk melakukan pembedahan karena kista dapat tumbuh dan menekan jaringan otak saat anak berkembang. Oleh karena itu, beberapa anak dengan kista arachnoid yang berukuran >3 cm3 pada CT atau MRI mungkin merupakan kandidat untuk pembedahan. Prosedur pembedahan yang paling umum digunakan untuk mengobati kista arachnoid meliputi kistektomi, aspirasi kista, ventrikulostomi kistik, ventrikulostomi kistik, dan shunt kista. Terlepas dari metode yang digunakan, tujuan pembedahan adalah untuk meringankan tekanan kista pada struktur di sekitarnya dan untuk mencegah kambuhnya kista.