Bagaimana saya bisa membedakan antara nyeri dada akibat bernapas dan nyeri dada kardiogenik?

Adanya nyeri setelah menahan napas adalah salah satu cara yang paling penting dan efektif untuk membedakan nyeri dada pernapasan dari nyeri dada kardiogenik. Nyeri dada pernapasan biasanya ditandai dengan berkurangnya rasa nyeri setelah menahan napas, dengan inspirasi yang dalam dan batuk keras yang memicu atau memperburuk rasa nyeri. Sebaliknya, gejala nyeri nyeri dada kardiogenik tidak ada hubungannya dengan keadaan pernapasan yang berubah. Bahkan jika napas ditahan, pasien masih memiliki gejala nyeri dada dan gejalanya sebagian besar tidak berkurang atau berkurang secara efektif.