Ada banyak penyebab distensi abdomen, tetapi gangguan usus adalah yang paling umum, seperti enteritis akut.
Bagi pria, penyakit seperti prostatitis dan pembesaran prostat juga dapat bermanifestasi sebagai distensi abdomen kecil.
Bagi wanita, distensi abdomen dapat dialami selama menstruasi dan ovulasi (sekitar 2 minggu sebelum menstruasi) dan bersifat fisiologis. Nyeri perut juga dapat terjadi pada kasus penyakit radang panggul, kista ovarium, dan fibroid rahim.
Penting untuk membedakan antara manifestasi yang berbeda pada individu yang berbeda. Mereka yang mengalami distensi abdomen persisten yang tidak dapat dihilangkan, atau mereka yang mengalami nyeri abdomen yang signifikan, harus segera mencari pertolongan medis.