Apakah ada risiko yang terkait dengan penurunan tekanan darah terlalu rendah pada manula berusia di atas 80 tahun?

  Studi observasional PARTAGE, yang diterbitkan dalam Journal of American College of Physicians Februari 2015, mencatat bahwa penggunaan obat antihipertensi yang berlebihan dapat membawa peningkatan risiko kematian pada orang lanjut usia yang lebih lemah di atas 80 tahun.  Penelitian ini mengamati 1127 orang lanjut usia di atas usia 80 tahun dan membandingkan tingkat kematian 2 tahun antara dua kelompok dengan tekanan darah sistolik (biasanya disebut sebagai tekanan tinggi) di bawah 130 mmHg dan mereka yang tidak. Hasilnya menunjukkan bahwa tingkat kematian 2 tahun adalah 32% pada kelompok dengan tekanan darah sistolik di bawah 130 mmHg, yang 78% lebih tinggi daripada risiko kematian pada kelompok dengan tekanan darah tidak di bawah 130 mmHg.  Meskipun penelitian ini bersifat observasional dan ukuran populasinya kecil, penelitian terkontrol yang lebih besar di masa depan diperlukan untuk memberikan bukti yang lebih baik. Namun, hal ini menunjukkan bahwa kita tidak boleh terlalu mengintensifkan penurunan tekanan darah pada orang lanjut usia, terutama mereka yang lebih lemah. Oleh karena itu, kita masih perlu mengikuti rekomendasi pedoman bahwa pada lansia, target kontrol tekanan darah sistolik 150 atau kurang sudah cukup tanpa penurunan tekanan darah yang berlebihan.  Secara keseluruhan, lebih baik mengobati pengobatan penyakit kronis pada lansia dengan sedikit penyesuaian dan bantuan, dan pengobatan yang terlalu agresif tidak selalu bermanfaat.

Dukung kami

Jika konten di atas bermanfaat bagi Anda, silakan klik tombol bagikan untuk membagikan artikel atau situs web. Ini adalah dukungan terbesar bagi kami.

Diskusi

Bagikan pengalaman Anda atau cari bantuan dari sesama pasien.

Bahasa Lain

English Español Português 日本語 Deutsch Français Bahasa Indonesia Русский