CT dada bronkial dapat menunjukkan kelainan, tetapi terkadang kelainan tersebut sepenuhnya normal dan harus dianalisis dalam konteks penyakit tertentu. Bronkitis dapat dibagi menjadi bronkitis akut dan bronkitis kronis. Bronkitis akut dapat menunjukkan penebalan tekstur paru-paru pada CT dada; bronkitis kronis juga dapat menunjukkan perubahan di atas dan dapat disertai dengan emfisema dan tanda-tanda terkait lainnya, sehingga terkadang bronkitis dapat dideteksi dengan CT dada. Namun, pada beberapa kasus bronkitis akut/kronis, CT dada mungkin sepenuhnya normal, dan bronkitis tidak dapat dideteksi hanya berdasarkan CT; perlu dianalisis dalam kombinasi dengan gambaran klinis pasien, dan diagnosis dibuat hanya setelah pneumonia disingkirkan dengan CT dada. Kesimpulannya, CT dada relatif penting untuk bronkitis, tetapi mungkin perlu dikombinasikan dengan gambaran klinis pasien dan penilaian komprehensif lainnya untuk membuat penilaian.