Bronkitis pada bayi berdahak, lebih baik batuk atau tidak batuk

Bronkitis pada bayi yang berdahak, tidak ada batuk baik atau buruk, perlu dinilai berdasarkan kondisi spesifik anak.
1. Bronkitis akut: penyakit ini sering di atas gejala infeksi saluran pernapasan, seperti sakit tenggorokan, hidung tersumbat, dll., Diikuti dengan batuk kering dengan sedikit dahak lendir, dengan perkembangan penyakit, jumlah dahak secara bertahap akan meningkat, gejala batuk juga akan memburuk, umumnya akan berlanjut hingga 2-3 minggu setelah menghilang.
Sebagian besar gejala pada anak-anak akan mereda dalam beberapa minggu, untuk pasien dengan batuk yang menetap, dapat terjadi tuberkulosis bronkial, asma, penyakit refluks gastro-esofagus, dll.
2. Bronkitis kronis: biasanya dahak berbusa lendir putih atau plasma, pada pagi hari dahak akan lebih banyak, bila terjadi kombinasi, dahak akan berubah menjadi dahak nanah berwarna kuning, batuk semakin parah, jumlah dahak juga akan bertambah, dahak yang terlambat akan menjadi kental dan tidak mudah untuk dibatukkan.
Dianjurkan agar keluarga membawa anak ke rumah sakit tepat waktu, di bawah diagnosis dokter, pengobatan yang ditargetkan, memperhatikan kehangatan, hindari menghirup gas yang mengiritasi, agar tidak memperparah gejala.