Apa saja yang menjadi pertimbangan untuk perawatan ortodontik?

Perawatan ortodontik memiliki jangka waktu perawatan yang panjang, biasanya satu hingga dua tahun, dan juga tindak lanjut yang teratur serta kerja sama yang aktif dengan dokter. Oleh karena itu, pasien harus benar-benar siap. Sebelum perawatan ortodontik, perlu dilakukan penanganan terhadap masalah-masalah yang ada di dalam mulut, seperti perawatan karies gigi, pembersihan gigi, perawatan penyakit periodontal dan lain sebagainya. Setelah memakai alat ortodontik, pasien akan mengalami rasa sakit ringan, nyeri dan ketidaknyamanan lainnya, dan ini merupakan hal yang normal. Biasanya 3 sampai 7 hari dapat beradaptasi. Selama masa perawatan ortodontik, ada efek khusus pada pola makan. Perhatikan untuk tidak makan terlalu keras, makanan yang terlalu lengket, gigi depan tidak bisa langsung menggerogoti benda-benda keras, seperti sayap ayam, iga, dll, dan, makanlah dengan perlahan, jangan ditelan, untuk mencegah kerusakan pada peralatan ortodontik. Sangat penting untuk menjaga kebersihan mulut yang baik selama perawatan ortodontik, karena daya tahan gigi dan jaringan periodontal selama perawatan ortodontik menurun, dan kebersihan mulut yang buruk mudah menderita karies gigi, radang gusi, dll. Terutama demineralisasi gigi di sekitar alat ortodontik merupakan fenomena yang paling umum. Oleh karena itu, penting untuk bersikeras menyikat gigi dengan hati-hati setelah makan.