Kawat gigi digunakan secara luas dalam operasi tangan. Mereka memainkan peran yang sangat penting dalam proses perawatan. Di luar negeri, ada terapis tangan profesional yang membantu dokter bedah tangan, mengajari pasien cara melakukan fisioterapi, cara bergerak, cara menggunakan kawat gigi, dan lain-lain. Sayangnya, terapis tangan di negara kita belum mengembangkan disiplin ilmu tersendiri. Saat ini, mengedukasi pasien tentang rehabilitasi pasca operasi pada dasarnya dilakukan oleh dokter bedah tangan, dokter rehabilitasi, dan juga oleh produsen atau agen penjualan kawat gigi. Wajar jika dikatakan bahwa masih ada perbedaan pemahaman.
I. Kawat gigi statis
Tujuan utamanya adalah untuk melindungi sendi dari gerakan yang tidak perlu dan untuk mencegah perburukan cedera atau perubahan sekunder.
1. Penjepit pelindung sendi pergelangan tangan
Untuk menjaga sendi pergelangan tangan pada posisi tertentu. Bisa dalam posisi fleksi, netral atau ekstensi dorsal sesuai kebutuhan. Umumnya digunakan untuk cedera ligamen pergelangan tangan, nyeri yang tidak dapat dijelaskan, sindrom lorong karpal, dll. Beberapa supermarket akan menjual penyangga pergelangan tangan olahraga yang sudah jadi.
2 . Mendukung untuk mengontrol sendi metakarpofalangeal
Setelah cedera saraf ulnaris, beberapa jari berada dalam kondisi hiperekstensi sendi metakarpofalangeal dan fleksi sendi interphalangeal, yang umumnya dikenal sebagai “tangan cakar”. Jika dibiarkan dalam posisi ini untuk waktu yang lama, kemungkinan besar akan menyebabkan relaksasi kapsul sendi metakarpofalangeal dan bundel sentral tendon ekstensor, dan alat ekstensor dorsal dapat mengalami kontraktur sekunder. Dalam hal ini, meskipun fungsi saraf pulih nantinya, jari-jari tidak akan berfungsi dengan baik. Oleh karena itu, penting untuk menghindari perubahan tersebut sampai saraf pulih, dan hal ini memerlukan penggunaan penyangga. Dengan menjaga sendi metakarpofalangeal dalam posisi sedikit tertekuk, jari akan meluruskan secara alami.
3. Penyangga untuk mempertahankan posisi ibu jari ke telapak tangan
Juga dikenal sebagai penyangga ibu jari.
4 . Mendukung untuk melindungi sendi metakarpofalangeal ibu jari
Ini digunakan untuk mengobati cedera pada ligamen kolateral lateral sendi metakarpofalangeal ibu jari, yang dikenal sebagai “ibu jari pemain ski”.
5 . Menstabilkan penyangga sendi interphalangeal ibu jari
Untuk pengobatan dislokasi sendi interphalangeal ibu jari setelah reposisi.
6 . Dukungan koreksi kelainan bentuk leher angsa
7 . Dukungan koreksi kelainan bentuk tombol
8 . Dukungan jari palu
9 . Selotip teman atau cincin teman
Untuk memungkinkan dua jari yang berdekatan bergerak bersama dan melindungi ligamen jari yang cedera.
10 . Cincin setelah rekonstruksi talus
Melindungi kereta yang direkonstruksi dari kerusakan.
II. Kawat gigi dinamis
Elastisitas pegas atau gaya tarik karet gelang digunakan untuk bekerja terus menerus pada sendi untuk melonggarkan struktur yang berkontraksi atau untuk mempertahankan sejumlah gerakan sambil menjaga sendi pada posisi yang tidak melukai. Ada juga alat bantu pasca operasi tendon yang lebih kompleks dan memerlukan panduan profesional.
1. Untuk mencegah atau memperbaiki kontraktur fleksi sendi metakarpofalangeal.
2 . Mencegah hiperekstensi sendi metakarpofalangeal atau mengoreksi kontraktur pada posisi yang diperpanjang.
3. Untuk memperbaiki kontraktur fleksi sendi interphalangeal.
4 . Mencegah hiperekstensi sendi interphalangeal.
5 . Dukungan tambahan setelah berbagai operasi tendon.