Apakah mati rasa pada tangan dan kaki merupakan neuropati perifer?

Adanya mati rasa pada tangan dan kaki belum tentu merupakan neuropati perifer. Mati rasa pada tangan dan kaki dapat dipengaruhi oleh faktor fisiologis di lingkungan tempat tinggal, atau dapat disebabkan oleh penyakit primer, pengobatan, kekurangan nutrisi, dan gangguan metabolisme.
1. Faktor fisiologis: jika Anda tinggal di lingkungan yang lembab dan dingin dalam waktu yang lama, angin dan hawa dingin akan mudah masuk ke dalam tubuh, yang dapat menyebabkan tangan dan kaki mati rasa.
2. Faktor patologis:
(1) penyakit primer: polineuritis, sindrom terowongan karpal, siku tenis, penyakit tulang belakang leher dan lumbal dan penyakit regangan sendi lainnya, seringkali dengan mati rasa pada tangan dan kaki sebagai manifestasi gejala utama, tetapi juga disertai dengan nyeri atau kekakuan lokal dan manifestasi lainnya.
(2) Faktor obat: Jika penggunaan isoniazid dan bahan kimia lain yang tidak tepat atau overdosis, serta furazolidone, rifampisin, metronidazol dan obat antimikroba lainnya, juga dapat menyebabkan mati rasa pada tangan dan kaki sebagai efek samping.
(3) Kekurangan nutrisi dan gangguan metabolisme: kekurangan vitamin B yang parah dalam tubuh, alkoholisme kronis, penyakit pencernaan kronis dan gejala sisa pasca operasi juga dapat menyebabkan mati rasa pada tangan dan kaki.
Oleh karena itu, penyebab mati rasa pada tangan dan kaki beragam, dan tidak selalu disebabkan oleh neuropati perifer. Jika mati rasa terjadi pada tangan dan kaki dan gejalanya tidak dapat dihilangkan dalam jangka waktu yang lama, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter untuk mengetahui penyebab penyakit dan mengobati penyebab penyakit tersebut.