Kelenjar getah bening inguinalis terutama mengalirkan cairan limfatik dari ekstremitas bawah, perut bagian bawah, perineum, dan genitalia eksternal. Oleh karena itu, ketika kelenjar getah bening inguinalis yang bengkak terlihat, hal pertama yang harus dipertimbangkan adalah apakah ada lesi yang sesuai di area ini, yang dapat dibagi menjadi lesi jinak dan ganas. Lesi jinak seperti trauma, infeksi bakteri, infeksi tuberkulosis, dan beberapa infeksi spesifik lainnya juga harus dipertimbangkan adanya lesi ganas di area ini, seperti tumor. Jika kelenjar getah bening inguinalis membesar sebagai bagian dari kelenjar getah bening umum, penyakit sistemik, seperti limfoma atau penyakit autoimun, juga harus dipertimbangkan.