Osteoporosis yang disebabkan oleh diabetes mellitus dapat diobati dengan kalsium karbonat oral, vitamin D dan obat-obatan lainnya, sambil secara aktif mengontrol gula darah. Osteoporosis adalah salah satu komplikasi diabetes mellitus. Karena gangguan metabolisme endokrin, resorpsi dan pembentukan tulang terpengaruh dan terjadilah osteoporosis. Suplementasi kalsium yang tepat adalah kunci untuk pengobatan dan pencegahan osteoporosis. Orang dewasa perlu memastikan bahwa total asupan kalsium unsur harian mencapai 800 ~ 1200mg. Selain kandungan kalsium makanan, sediaan kalsium seperti kalsium karbonat dan kalsium glukonat dapat ditambahkan. Efek sampingnya termasuk sembelit, insufisiensi ginjal, dan merupakan kontraindikasi pada pasien dengan hiperkalsemia. Selain suplemen kalsium, vitamin D juga dapat ditambahkan secara tepat, yang dapat meningkatkan penyerapan kalsium usus, meningkatkan reabsorpsi kalsium tubulus ginjal, dan menghambat sekresi hormon paratiroid. Reaksi yang merugikan termasuk gatal-gatal pada kulit, sembelit, mual, dll. Obat ini dikontraindikasikan pada pasien dengan hiperkalsemia dan kekurangan vitamin D. Pasien diabetes dengan osteoporosis disarankan untuk segera mencari pertolongan medis, dan obat ini harus digunakan di bawah bimbingan profesional medis.