Alkohol tidak dianjurkan bagi penderita diabetes. Minum alkohol dapat menyebabkan kontrol glikemik yang buruk pada mereka dan meningkatkan kemungkinan komplikasi diabetes dalam jangka panjang.
1. Perawatan diet untuk penderita diabetes adalah hal yang mendasar, dan perawatan diet termasuk membatasi total kalori karbohidrat, lemak, protein, dan buah-buahan. Dalam proses minum alkohol, mudah menyebabkan ketidakmampuan untuk mengontrol jumlah total kalori, menyebabkan asupan yang berlebihan, sehingga mempengaruhi gula darah.
2. Pasien diabetes biasanya mengonsumsi berbagai obat untuk mengontrol glukosa darah, karena kualitas fisik individu yang berbeda, alkohol dapat mempengaruhi efek obat, yang menyebabkan perubahan kemanjuran obat, yang mempengaruhi kontrol glukosa darah, fluktuasi glukosa darah. Dan Anda harus waspada terhadap fakta bahwa alkohol dapat menyebabkan hipoglikemia, jadi hindari minum saat perut kosong.
3. Komplikasi diabetes mellitus meliputi masalah pembuluh darah, retina, dan neurologis. Kontrol glikemik yang buruk yang disebabkan oleh konsumsi alkohol meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular diabetes, nefropati diabetik, retinopati, dan neuropati perifer, serta komplikasi seperti infark serebral, uremia, kebutaan, dan kaki diabetes.
4. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi alkohol dalam jumlah sedang juga dapat memengaruhi kesehatan otak, sehingga meningkatkan kemungkinan menderita demensia, Parkinson, dan penyakit lainnya.
Pasien diabetes harus mengembangkan kebiasaan hidup yang baik, berhenti merokok dan minum alkohol, serta mengontrol gula darah, tekanan darah, dan lemak darah untuk mengurangi munculnya komplikasi diabetes.
Untuk pengetahuan kesehatan yang lebih banyak tentang makanan, Anda dapat berkonsultasi dengan ahli gizi dan mengkonsumsinya secara ilmiah dan wajar di bawah bimbingan dokter.