Gejala awal proktitis dapat berupa peningkatan frekuensi buang air besar, tinja berdarah, desakan, nyeri perut dan diare.
Proktitis adalah peradangan akut dan kronis yang terjadi di daerah rektum, yang sering disebabkan oleh pola makan yang tidak bersih, infeksi, penggunaan antibiotik yang tidak rasional, penyakit radang usus atau radioterapi. Peradangan rektum dapat mengiritasi mukosa rektum, mengakibatkan kongesti dan erosi serta gerak peristaltik rektum yang tidak normal. Manifestasi awal penyakit ini lebih bervariasi, yang mengakibatkan peningkatan buang air besar, desakan, sakit perut, diare, dan pembentukan tinja berdarah.
Dengan perkembangan penyakit yang bertahap, proktitis dapat melibatkan lapisan submukosa, lapisan otot, dan bahkan jaringan perektal pada tahap akhir, yang dapat menyebabkan mual, muntah, sensasi jatuh dari anus dan gejala lainnya, serta gejala sistemik seperti demam.
Ketika gejala-gejala di atas muncul, Anda harus pergi ke departemen gastroenterologi untuk berkonsultasi, dan dokter akan merumuskan rencana perawatan ilmiah dan mengikuti instruksi dokter.