Tentang Penyakit Tangan, Kaki dan Mulut

  Penyakit tangan, kaki dan mulut disebabkan oleh infeksi virus. Ada lebih dari 20 jenis enterovirus yang menyebabkan penyakit tangan, kaki dan mulut, di mana coxsackievirus A16 (Cox A16) dan enterovirus 71 (EV 71) adalah yang paling umum.  Enterovirus cocok untuk lingkungan yang panas dan lembab untuk bertahan hidup dan menyebar. Tempat infeksi adalah seluruh saluran pencernaan, termasuk mulut, di mana ia masuk ke dalam tubuh melalui mulut dan berkembang biak di usus.  Hal ini terjadi terutama pada anak-anak di bawah usia 10 tahun, lebih sering pada usia 3 tahun, dan mungkin juga terjadi pada orang dewasa.  Setelah infeksi, hanya kekebalan terhadap jenis virus ini yang diperoleh.  Sumber infeksi adalah cairan herpes, sekresi tenggorokan, feses, tangan yang terkontaminasi, mainan dan peralatan makan.  Ini memiliki masa inkubasi 3-8 hari. Manifestasi klinis dan diagnosis Hidung berair. Mulut berair. Ruam ditandai dengan empat bentuk: bintik-bintik, gundukan, lepuh, bisul (sakit mulut), empat tempat: mulut, tangan, kaki, bokong, empat tidak: tidak ada rasa sakit, tidak gatal, tidak berkerak, tidak ada jaringan parut, dll. Durasi penyakit ini adalah 7-10 hari. Dalam kasus yang parah, sistem saraf mungkin terpengaruh, dengan pucat, denyut jantung cepat, pola kulit, pernapasan cepat, dll. Sebagian besar kasus terjadi 2-5 hari setelah timbulnya penyakit dan bisa berakibat fatal jika tidak segera diobati. Tingkat kematiannya sangat rendah, hanya 1 dari 100.000 atau beberapa puluh ribu.  Tidak ada pengobatan yang efektif, tetapi langkah-langkah berikut dapat diambil untuk meringankan penyakit ini: 1. minum obat antivirus 2. jaga kebersihan daerah tersebut  3. Berikan makanan cair yang mudah dicerna dan berkumur setelah makan.  4. Oleskan salep lokal seperti gentamisin dan minyak ikan cod.  5. Konsumsi vitamin B secara oral.  6. Jika ada demam, Anda dapat menggunakan beberapa obat herbal untuk membersihkan panas dan detoksifikasi tubuh.  Penyakit ini biasanya sembuh dengan sendirinya dalam 1 hingga 2 minggu tanpa meninggalkan gejala sisa, tetapi ini bukan kekebalan seumur hidup, yaitu masih bisa tertular di kemudian hari. Survei epidemiologi yang dilakukan oleh CDC di sebuah kota menunjukkan bahwa HFMD pada anak-anak juga dapat ditularkan kepada anak-anak oleh orang tua mereka yang terinfeksi secara laten. Inilah sebabnya mengapa praktik kebersihan orang tua juga sangat penting