1, trauma gigi yang sudah lama, akar gigi tampak resorpsi intradental ekstradental yang lambat, perawatan endodontik yang tidak sempurna dan faktor lainnya akan menyebabkan berbagai gejala ketidaknyamanan, dapat didiagnosis dengan melakukan pemeriksaan gigi secara klinis dan rontgen. 2, seperti preparasi gigi (penggerindaan) yang buruk – kualitas penggerindaan bahu tidak pada tempatnya, atau tidak menggunakan teknologi gingiva gusi baris gusi, tepi gigi porselen akan muncul retensi plak yang disebabkan oleh resesi gusi, tepi gigi akan tampak hitam, terutama pada gusi pada posisi gigi anterior yang lebih tipis. 3, pemilihan bahan gigi porselen: gigi depan harus dipilih biokompatibilitas dan stabilitas bahan yang baik seperti logam mulia, semuanya dipanggang. 4, dan gigitan gigi yang berlawanan tidak boleh terlalu kencang, sehingga menghasilkan kekuatan yang berlebihan pada gigi porselen. 5, beberapa kebiasaan menggigit yang buruk.