Apakah bersin pada awal kehamilan mempengaruhi janin?

Bersin adalah fenomena fisiologis yang umum terjadi, dan ketika Anda bersin setelah hamil, keluarga Anda akan sangat gugup karena hal tersebut akan mempengaruhi janin. Hal ini tergantung pada frekuensi bersin, tetapi sesekali bersin tidak akan mempengaruhi janin. Jika Anda sering bersin, perhatikan kemungkinan adanya virus pilek, rinitis alergi, dan penyakit lainnya. Perhatikan perubahan suhu tubuh yang dikombinasikan dengan gejala lainnya, dan pergilah ke bagian penyakit dalam di rumah sakit biasa jika perlu. Bersin sebenarnya adalah reaksi pertahanan normal dari saluran pernapasan. Jika Anda mengalami gejala pilek dan suhu 38,5 derajat, Anda dapat menurunkan suhu tubuh Anda secara fisik, makan makanan ringan dan, jika perlu, minum obat oral di bawah bimbingan dokter Anda. Jangan menggunakan obat secara sembarangan, dan Anda harus berhati-hati pada tahap awal kehamilan. Sering-seringlah bersin, kenali alergen penyebab bersin dan cobalah menghindarinya, terutama jika Anda bersentuhan dengan bunga atau daun yang membusuk, serta bulu pohon willow dan bulu buah pada phacelia, dan kenakan masker saat Anda keluar rumah. Cobalah untuk tidak pergi ke tempat ramai yang lingkungannya lebih rumit untuk memicu bersin. Segera cuci hidung Anda setelah kembali dari perjalanan. Bersin tidak akan mempengaruhi janin, tetapi bersin yang terlalu sering dapat menyebabkan sakit perut dan dapat menyebabkan pre-eklampsia, yang perlu dikhawatirkan.