Seorang pria muda tiba-tiba merasakan kehilangan penglihatan, penglihatan yang terdistorsi dan kegelapan di bagian tengah penglihatannya. Apakah sebenarnya penyakit ini? Untuk mengungkap misteri “mesoforia”, kami ingin memberikan jawaban terperinci atas pertanyaan yang sering diajukan pasien selama konsultasi rawat jalan. 1. T: Apa sebenarnya yang dimaksud dengan “keluar cairan”? J: “Osmosis sentral” adalah singkatan dari retinopati koroid eksudatif sentral, terutama pada orang muda dan paruh baya, berusia di bawah 45 tahun, dengan onset di satu mata, terutama karena pembentukan neovaskularisasi koroid di daerah makula yang disebabkan oleh berbagai penyebab, mengakibatkan perdarahan dan edema makula, yang menyebabkan kehilangan penglihatan dan distorsi visual. 2 . T: Apa yang akan saya rasakan saat mengalami “pendarahan di tengah”? J: Kehilangan penglihatan secara tiba-tiba, distorsi, ukuran kecil dan gelap. 3 . T: Mengapa Anda mengalami “mesoforia”? J: Penyebab pasti penyakit ini tidak diketahui, tetapi dikaitkan dengan infeksi seperti tuberkulosis, toksoplasmosis, dan penyakit Lyme, sehingga beberapa pasien mungkin memiliki riwayat tuberkulosis, kepemilikan hewan peliharaan, atau paparan, tetapi sebagian besar pasien tidak dapat diidentifikasi. 4. T: Tes apa yang harus saya lakukan jika saya mengalami “perdarahan di tengah-tengah”? J: Pertama, pemeriksaan spesialis mata harus dilakukan – sebagai tambahan dari pemeriksaan mata yang biasa dilakukan, yaitu pemeriksaan ketajaman penglihatan, tekanan intraokular, oftalmoskopi lampu celah, angiografi fluoresensi fundus (termasuk angiografi retina dan angiografi koroid), serta OCT (tomografi korelasi optik) untuk menentukan diagnosis dan rencana pengobatan. Kedua, pemeriksaan sistemik (untuk memeriksa penyebabnya) harus dilakukan – kunjungan ke bagian penyakit dalam atau unit infeksi untuk tes yang relevan seperti tuberkulosis, toksoplasmosis, penyakit Lyme, dll. 5. T: Bagaimana cara mengobati penyakit ini? J: Pertama, pengobatan adalah menentukan penyebab penyakit melalui pemeriksaan, seperti pengobatan anti-tuberkulosis untuk tuberkulosis, dan infeksi patogen lainnya; kedua, pengobatan mata direkomendasikan untuk pengobatan dini untuk memulihkan penglihatan. Pengobatan terbaik saat ini adalah injeksi ralizumab (Lucentis) intraokular, yang secara signifikan menghambat neovaskularisasi koroid, sehingga mengurangi oedema makula, memperbaiki atau menunda kehilangan penglihatan pasien, dan meningkatkan kualitas penglihatan. Selain itu, terapi fotodinamik kombinasi (PDT) atau injeksi glukokortikoid intraokular dapat dipertimbangkan untuk mesokoria yang sulit diatasi. 6. T: Seberapa efektifkah pengobatan “mesophthalmos”? J: Sebagian besar pengobatan “mesophthalmos” efektif. Jika lesi pasien tidak berada di area makula sentral dan area lesi relatif kecil, efeknya akan lebih baik setelah pengobatan dini. Beberapa pasien dapat memulihkan penglihatannya dengan cepat hanya dengan satu atau dua suntikan ranibizumab, dan deformasinya pun akan berkurang atau bahkan hilang. Namun, hanya ada sedikit pasien yang telah mendapatkan beberapa kali suntikan ranibizumab, dan kondisinya kambuh lagi, dan meskipun penglihatannya membaik, edema makula datang dan pergi. Namun, jika pengobatannya terlambat dan lesi telah membekas, efek pengobatan tidak akan terlalu baik, sehingga diagnosis dini dan pengobatan dini tetap diperlukan. 7 . T: Masalah apa yang harus saya perhatikan dalam hidup dan pekerjaan saya jika saya menderita “mesoplegia”? J: Selain pengobatan aktif, pasien juga harus memperhatikan penyesuaian pola pikir, mengurangi tekanan hidup dan pekerjaan, serta tidak terlalu lelah. Kembangkan kebiasaan gaya hidup yang baik, jalani hidup yang teratur, dan pastikan waktu tidur dan kualitas tidur. Jangan merokok, jangan minum alkohol, jangan menurunkan berat badan terlalu banyak, dll.