7 poin bagi penderita diabetes untuk mulai berolahraga dengan cara ini

Sudah diketahui bahwa olahraga baik untuk jantung dan dapat membantu menurunkan berat badan. Yang kurang diketahui adalah, bahwa olahraga juga dapat mendorong tubuh untuk menggunakan insulin secara lebih efektif, sehingga menurunkan kadar gula darah dan mengurangi kebutuhan pasien akan obat, insulin atau terapi lainnya.

Latihan yang konsisten dari waktu ke waktu dapat membantu pasien mengatur kadar hemoglobin terglikasi (HbA1c) mereka, yang mencerminkan seberapa baik gula darah mereka telah dikendalikan selama 3 bulan terakhir.

Pasien dapat mulai berolahraga dengan 7 cara berikut ini.

1. Ketahui kondisi fisik Anda

Sebelum berolahraga, pasien perlu berkonsultasi dengan dokter mereka jika mereka secara fisik sehat untuk melakukannya. Penderita diabetes yang mengalami kerusakan pada pembuluh darah di mata mereka, katarak atau glaukoma sebaiknya tidak mengangkat beban. Jika ada kerusakan saraf di kaki yang terkait dengan diabetes, jangan memilih latihan yang akan menyebabkan terlalu banyak tekanan pada kaki. Dokter Anda akan memberi saran yang sesuai tentang aktivitas apa yang dapat Anda lakukan.

2. Lakukan latihan aerobik

Penderita diabetes umumnya dapat melakukan jalan kaki, jogging, bersepeda, berenang dan latihan aerobik lainnya yang baik untuk membakar kalori dan memperkuat jantung. Intensitas latihan harus setidaknya 150 menit aktivitas aerobik sedang per minggu.

3. Latihan kekuatan

Berolahraga dengan peralatan angkat beban atau menggunakan resistance band dapat membantu meningkatkan kekuatan otot. Latihan otot juga akan meningkatkan metabolisme Anda dan membantu Anda membakar lebih banyak kalori.

4. Perhatikan gula darah Anda

Beberapa obat dapat membuat gula darah terlalu rendah, menyebabkan pusing, pingsan atau kram. Pasien disarankan untuk menguji kadar glukosa darah mereka sebelum berolahraga dan makan camilan jika kadarnya di bawah 5,6 mmol/L. Pasien disarankan untuk membawa jus buah atau tablet glukosa sehingga mereka dapat dengan cepat mengisinya kembali jika terjadi penurunan gula darah secara tiba-tiba. Jika Anda mengonsumsi insulin atau obat lain, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter Anda untuk mengklarifikasi apakah Anda perlu menyesuaikan dosis selama berolahraga atau sebelum pergi ke gym.

5. Aman

Lakukan pemanasan sebelum latihan dan istirahat sejenak setelahnya. Minumlah banyak air sebelum, selama, dan setelah latihan Anda untuk menghindari dehidrasi. Adalah normal untuk mengalami rasa sakit ringan setelah memulai latihan, dan juga normal untuk mengalami kesulitan bernapas selama latihan. Jika Anda tiba-tiba merasa sakit di perut bagian bawah, tidak bisa bernapas bahkan setelah melambat atau berhenti, dan merasa pusing, segera hentikan olahraga atau bahkan segera cari pertolongan medis.

6. Lindungi kaki Anda

Penderita diabetes harus memperhatikan kaki mereka. Periksa kaki Anda apakah ada lecet atau ketidaknyamanan sebelum dan sesudah berolahraga. Kaus kaki yang menyerap kelembapan dan sol gel dapat membantu melindungi kaki Anda.

Sebaiknya Anda mengenakan tanda pengenal medis untuk membantu dalam keadaan darurat.

7. Bertanya kepada seorang profesional

Yang terbaik adalah mempelajari dasar-dasar latihan dari seorang profesional, termasuk mengembangkan rencana yang bisa diterapkan dan cara menghindari cedera.