Setelah ekstraksi efusi pleura, perlu untuk mengamati situasi diri sendiri, memperhatikan istirahat, menjaga kebersihan, dan meninjau secara teratur. 1. Amati situasi diri sendiri: Jika ada reaksi ketidaknyamanan seperti pusing, sesak dada, sesak napas, dll. Setelah ekstraksi efusi pleura, seseorang harus memberi tahu dokter tepat waktu untuk menghindari penundaan kondisi. 2. Perhatikan istirahat: ekstraksi efusi pleura adalah operasi invasif, jadi Anda harus memperhatikan istirahat setelah ekstraksi dan menghindari aktivitas fisik yang berat, agar tidak menyebabkan luka pecah. 3. Menjaga kebersihan: perhatikan kebersihan area luka dan bersihkan luka secara teratur untuk mencegah infeksi bakteri atau virus. 4. Pemeriksaan rutin: Pemeriksaan rutin dianjurkan setelah ekstraksi efusi pleura, yang dapat dilakukan melalui USG atau X-ray untuk mengamati apakah drainase ulang atau tusukan diperlukan untuk menentukan efek pengobatan. Setelah ekstraksi efusi pleura, tindakan pencegahan di atas harus diikuti untuk mendorong pemulihan luka yang lebih baik.