Diabetes dapat menyebabkan kulit kering, yang berarti bahwa pasien mungkin lebih rentan terhadap cedera dan infeksi, dan luka membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh. Kiat-kiat berikut ini dapat membantu pasien dengan perawatan kulit dan menjaga kulit mereka tetap sehat.
Poin-poin penting untuk melindungi kulit
Untuk melindungi kulit dari dingin atau angin dingin, penderita diabetes harus melindungi telinga dan wajah mereka (termasuk hidung), memakai topi, sarung tangan hangat dan sepatu atau sepatu bot ketika pergi keluar.
Pasien juga harus melakukan hal-hal berikut ini.
Gunakan lip balm untuk mencegah bibir kering dan pecah-pecah.
Gunakan pelembab udara di ruangan berpemanas.
Gunakan air hangat (bukan panas) dan sabun pelembab yang lembut saat mandi atau shower.
Jangan mandi atau mandi lama.
Jangan menggosok kulit.
Tepuk-tepuk kulit Anda hingga kering setelah dicuci dan gunakan lotion ringan untuk mencegah kulit Anda mengering.
Hindari menggaruk dan jaga kelembapan kulit dengan pelembab.
Gunakan lotion pada tangan setelah setiap kali mencuci tangan.
Pilih produk yang ramah kulit untuk mengurangi risiko alergi.
Pilih produk perawatan kulit untuk pasien yang rentan berjerawat di bawah bimbingan dokter kulit. Ini karena beberapa pelembab dapat menyebabkan jerawat tumbuh atau memburuk.
Siapkan kotak pertolongan pertama
Pasien harus menyimpan kotak pertolongan pertama di dekatnya dengan barang-barang seperti
Salep antibakteri
Bantalan kasa
Selotip anti alergi atau selotip kertas
Tisu pembersih yang sudah dikemas sebelumnya (untuk digunakan jika tidak ada sabun dan air)
Poin-poin penting untuk perawatan lepuh
Jangan memencet lepuh; lepuh yang utuh membantu mencegah infeksi.
Cuci dengan lembut menggunakan sabun lembut dan air hangat
Oleskan salep antibakteri pada lepuhan.
Tutupi area yang terkena dengan perban kain atau kain kasa dan kencangkan dengan selotip anti alergi atau selotip kertas.
Ganti perban setidaknya sekali sehari.
Jika kaki Anda melepuh akibat sepatu yang menggosok kaki Anda, jangan memakai sepatu yang menggosok kaki Anda sampai lepuh tersebut sembuh.
Kiat perawatan untuk luka kecil
Cuci secara lembut dengan sabun lembut dan air hangat.
Oleskan salep antibakteri.
Tutupi luka dengan perban kain atau kain kasa dan kencangkan dengan selotip anti alergi atau selotip kertas.
Ganti perban setidaknya sekali sehari.
Poin perawatan untuk ruam
Cuci area yang terkena dengan lembut menggunakan sabun lembut dan air hangat, lalu keringkan.
Tutupi kulit yang terkena dengan perban kain atau kain kasa dan kencangkan dengan selotip anti alergi atau selotip kertas.
Periksa area yang terkena dampak secara dekat untuk memastikan tidak bertambah parah.
Ganti perban setidaknya sekali sehari.
Poin-poin penting untuk perawatan luka bakar kecil
Bilas luka bakar dengan air keran yang dingin dan bersih.
Jangan memencet lepuh.
Seka area tersebut secara lembut dengan sabun lembut dan air hangat, lalu keringkan.
Tutupi luka bakar dengan kain kasa dan kencangkan dengan selotip anti alergi atau selotip kertas.
Ganti perban setidaknya sekali sehari.
Poin-poin penting dalam perawatan radang dingin
Segera cari pertolongan medis.
Hangatkan kulit dengan air hangat (36,7 hingga 40°C), bukan air panas.
Jangan menggosok area yang terkena radang dingin atau mengoleskan krim.
Jangan mencoba berjalan atau menggunakan area beku lainnya saat kaki Anda membeku.
Gejala yang memerlukan perhatian medis
Penderita diabetes perlu memberi perhatian khusus pada kaki mereka dan, selain perawatan kaki sehari-hari, harus segera berkonsultasi dengan dokter jika mengalami salah satu dari yang berikut ini
Tidak ada perbaikan pada hari ke-2 setelah mengobati masalah kecil seperti luka.
Nyeri atau ketidaknyamanan yang berlangsung lebih dari 2 hari.
Demam.
Nyeri atau nanah di dekat luka.