Deteksi dini dan pengobatan ambliopia pediatrik

  Ambliopia adalah salah satu penyakit mata paling serius yang menghambat perkembangan penglihatan anak dan merupakan penyakit yang umum terjadi pada masa tumbuh kembang anak. Angka kejadian ambliopia tidak konsisten di dalam dan luar negeri, tetapi sekitar 2-4% di berbagai daerah di China. Semakin muda usia anak, semakin sulit pemeriksaannya, semakin tidak dapat diandalkan, dan semakin besar kemungkinannya untuk terlewatkan, terutama jika ambliopia tidak disertai dengan strabismus. Bahaya terbesar dari penyakit ini adalah bahwa anak tidak hanya memiliki penglihatan monokular yang rendah di kedua mata, tetapi juga tidak memiliki penglihatan binokular dan tidak memiliki penglihatan stereoskopik yang baik, sehingga ambliopia lebih berbahaya daripada miopia. Oleh karena itu, diagnosis dini dan penanganan ambliopia sangat penting dalam praktik klinis.  Ambliopi didefinisikan sebagai ketajaman penglihatan jarak jauh terkoreksi ≤0,8 ketika tidak ada kelainan organik yang jelas pada mata, tetapi terutama disebabkan oleh faktor fungsional. Ambliopia diklasifikasikan berdasarkan etiologi: ambliopia strabismik, ambliopia refraktif, ambliopia kelainan refraksi, ambliopia kekurangan bentuk, dan ambliopia kongenital.  Efektivitas pengobatan ambliopia berkaitan erat dengan usia, semakin muda usianya, semakin baik hasilnya. Hal ini berkaitan erat dengan sifat ambliopia, derajatnya, dan sifat pandangan. Prognosis untuk onset dini, pengobatan yang terlambat, dan pandangan yang parah dan tidak sentral adalah buruk. Deteksi dini dan pengobatan adalah kuncinya.  Di mata seorang anak dengan ambliopia, seluruh dunia terasa kabur. Karena anak-anak kurang mampu mengeluh, ambliopia dini tidak mudah diketahui oleh orang tua, dan waktu untuk pengobatan pun terlewatkan.  Gejala ambliopia pediatrik i. Bayi yang baru lahir menutup matanya dalam cahaya terang atau mudah tersinggung dalam cahaya terang; ii. Bayi berusia 2-3 bulan tidak dapat menggerakkan pandangannya dengan mainan atau lesu; iii. Bayi berusia 4-6 bulan memiliki koordinasi mata-tangan yang buruk dan tidak dapat mengambil objek dengan baik; iv. Bayi berusia 1 tahun tidak dapat secara akurat menggenggam benda-benda kecil, seperti kedelai; v. Bayi berusia 1 tahun merespons warna dan bentuk dengan buruk, dan bahkan memiliki reaksi yang tumpul, reaksi yang tumpul, lebih menyukai penglihatan dekat, kepala bengkok dan mata sipit, dll. Penglihatan bayi dapat diketahui dengan mengajaknya berbicara.  Kami ingin mengingatkan para orang tua untuk memberikan perhatian khusus pada kondisi-kondisi berikut ini pada bayi mereka dan berkonsultasi dengan dokter jika perlu. Kunci pencegahan dan pengobatan ambliopia adalah deteksi dini dan pengobatan dini. Sekali pengobatan terlewatkan, penglihatan normal tidak akan mudah dikembalikan dan fungsi visual lainnya juga akan terpengaruh.