Penyebab diabetes gestasional meliputi riwayat keluarga dan resistensi insulin.
1. Riwayat keluarga dan faktor lain: riwayat diabetes dalam keluarga, terutama dalam keluarga ibu, riwayat melahirkan anak yang besar atau berusia di atas usia kehamilan, riwayat kelahiran mati dan keguguran yang tidak dapat dijelaskan. Hemoglobin yang tinggi dan cairan ketuban yang berlebih pada awal kehamilan, dan gula urin puasa yang positif pada awal kehamilan. Semua faktor ini meningkatkan kemungkinan terjadinya diabetes gestasional.
2. Resistensi insulin: dengan bertambahnya usia kehamilan, wanita hamil dapat memproduksi zat resistensi insulin seperti faktor inflamasi, dan penambahan berat badan dapat menyebabkan resistensi insulin, menyebabkan metabolisme glukosa yang tidak normal, yang menyebabkan diabetes gestasional.
Dengan kriteria nasional yang ketat untuk pengelolaan dan diagnosis diabetes mellitus gestasional, jika Anda tidak menderita diabetes mellitus sebelum hamil, Anda harus mengonsumsi 75g glukosa secara oral untuk memantau glukosa darah Anda pada saat puasa, satu jam setelah makan, dan dua jam setelah mengonsumsi glukosa. Diagnosis diabetes gestasional biasanya ditegakkan jika salah satu dari angka-angka tersebut melebihi kisaran normal.
Jika Anda menderita diabetes gestasional, Anda tidak perlu terlalu khawatir. Umumnya, melalui kontrol gula darah yang efektif, lebih banyak wanita hamil dan bayi yang baru lahir dapat dipulihkan kesehatannya. Pasien dengan glukosa darah yang tidak normal dalam kehamilan perlu pergi ke rumah sakit untuk perawatan rutin di bawah bimbingan dan nasihat spesialis.