Bagaimana pubertas dan diabetes tipe 1 berinteraksi?

Masa remaja bisa menjadi masa yang sulit bagi anak-anak. Mereka harus berurusan dengan perubahan fisik, perubahan gaya hidup sosial mereka dan lonjakan hormon. Untuk anak-anak dengan diabetes tipe 1, perubahan ini memiliki dampak tambahan: mereka harus mengelola kondisi mereka secara berbeda. Demikian juga, perubahan-perubahan ini memainkan peran lain: diabetes mempengaruhi masa remaja.

Oleh karena itu, para orang tua mungkin perlu melakukan upaya ekstra, tetapi hal ini dapat membantu menjaga kesehatan anak mereka selama fase ini.

Dampak pubertas pada diabetes

Pubertas dimulai dengan pelepasan hormon seks – estrogen pada anak perempuan dan testosteron (androgen) pada anak laki-laki – yang meningkatkan kadar glukosa darah anak. Hormon-hormon stres seperti kortisol juga bisa melonjak pada masa remaja.

Bahan kimia ini dapat mengubah sel-sel dalam tubuh anak Anda sehingga mereka tidak menggunakan insulin sebanyak dulu, ini disebut toleransi insulin. Faktanya, ketika pubertas tercapai, efektivitas insulin menurun sebesar 30% hingga 50%. Semua hormon ini diproduksi paling banyak pada malam hari, yang berarti bahwa anak-anak memiliki kadar glukosa darah tertinggi di pagi hari.

Pada saat yang sama, anak sedang tumbuh, berkembang dan mendapatkan otot, yang berarti bahwa ia perlu makan lebih banyak. Singkatnya, perubahan-perubahan ini berarti bahwa lebih banyak insulin dibutuhkan selama masa pubertas.

Pengecualiannya adalah bahwa anak perempuan mengalami menstruasi, yang mungkin memerlukan lebih banyak atau lebih sedikit insulin daripada periode non-menstruasi. Gula darah dapat naik pada beberapa hari pertama menstruasi dan kemudian turun pada beberapa hari pertama menstruasi. Penting untuk memeriksa kadar glukosa darah secara teratur dan mengamati efek menstruasi pada glukosa darah. Seiring waktu, pola dapat dicari dan rejimen pengobatan dapat disesuaikan untuk mencegah glukosa darah tinggi atau rendah selama menstruasi.

Dampak diabetes pada pubertas

Diabetes menyebabkan pubertas dimulai lebih lambat pada sebagian anak. Hal ini bisa terjadi jika diabetes tidak terkontrol dan anak tidak mendapatkan suntikan insulin yang cukup. Anak laki-laki yang terkena dampak mungkin tidak tumbuh secepat atau menambah berat badan sebanyak teman sebayanya. Seorang gadis dengan kondisi ini mungkin mengalami menstruasi pertamanya lebih lambat dari gadis normal dan siklus menstruasinya mungkin tidak teratur.

Sebagian ilmuwan percaya bahwa pengelolaan diabetes yang baik dapat membantu anak-anak mencapai pubertas secara normal.

Bagaimana Anda dapat membantu anak Anda?

Perubahan pubertas dan pengelolaan diabetes bisa sulit diatasi oleh anak-anak, sehingga mereka membutuhkan bantuan.

Gula darah dan kebutuhan insulin berubah selama masa remaja, jadi anak-anak perlu memeriksakan dan melacak gula darah mereka secara teratur, sehingga mereka dapat membantu dokter mereka menemukan tren yang sesuai dan menyusun rejimen insulin terbaik. Penting untuk menemukan rutinitas yang tepat, karena hormon pertumbuhan menyulitkan sel untuk menggunakan insulin.

Masalahnya adalah bahwa anak-anak remaja juga berurusan dengan perubahan dalam kehidupan sosial mereka, perubahan suasana hati, dan lebih mandiri. Hal ini dapat berarti bahwa mengelola diabetes lebih rendah dalam daftar hal-hal yang harus dilakukan. Bantu mereka tetap berada di jalur yang benar.

Libatkan anak Anda dalam manajemen diabetes sedini mungkin. Semakin mereka memahami cara kerja insulin, bagaimana segala sesuatunya berubah, dan mengapa penting untuk mengontrol gula darah mereka, semakin baik anak Anda akan dapat mengelola situasi ini sendiri.
Jelaskan kepada anak Anda bahwa penting untuk menjaga kesehatan mereka sendiri. Jika gula darah anak Anda terlalu tinggi atau terlalu rendah, dia mungkin tidak dapat melakukan hal-hal yang ingin dia lakukan.
Pastikan putri Anda memahami pentingnya berbagi catatan glukosa darahnya. Hal ini akan membantu keluarga dan dokter untuk mengelola diabetesnya dengan lebih mudah selama periode menstruasinya.

Jika ada perubahan mendadak yang tidak dapat dijelaskan pada gula darah anak Anda, segera hubungi dokter Anda. Sudah waktunya bagi semua orang untuk duduk dan membuat rencana diabetes yang baru.