Cara Merehabilitasi Lansia dengan Mikrosefali

Lansia dengan atrofi serebelum dapat menjalani rehabilitasi bicara dan rehabilitasi olahraga. Rehabilitasi bicara: memperkuat gerakan lidah dapat meningkatkan gerakan lidah; getaran pita suara dapat melatih pita suara; latihan pernapasan dapat mengatur aliran udara; bersikeras pada pentingnya yang sama dari “melihat, mendengarkan, berbicara, dan menulis”; jika memungkinkan, pelatihan kelompok akan diatur, yang dapat menyebabkan promosi dan dorongan timbal balik, dan menghilangkan rasa takut akan rasa malu dan mentalitas takut berbicara. Pelatihan kelompok akan diatur jika memungkinkan untuk saling mempromosikan dan mendorong satu sama lain. 2. Rehabilitasi Motorik (1) Latihan keseimbangan: menggunakan berdiri satu kaki, berdiri satu kaki dengan mata tertutup, latihan papan keseimbangan, dll. untuk melatih kemampuan keseimbangan tubuh, meningkatkan koordinasi anggota tubuh dan mengurangi kemungkinan jatuh. Pelatihan ini perlu dilakukan dengan bantuan pengamat, dan juga perlu untuk mencegah lansia jatuh. (3) Latihan gaya berjalan: berjalan dalam garis lurus, latihan langkah, dll., serta latihan langkah naik dan turun, dll., untuk mengurangi postur tubuh yang tidak normal dan mengurangi risiko olahraga. Lansia dengan mikrosefali rentan terhadap risiko jatuh dan harus membuat tempat tinggal yang aman serta mencari bantuan medis sedini mungkin untuk menghindari penundaan kondisi mereka.